IGIS Asia Investment Management Gandeng CHA Bio Group untuk Meluncurkan Life Science Real Estate Platform JV
- IGIS, manajer aset real estat terbesar di Korea menandatangani MOU dengan CHA Bio Group untuk mendirikan usaha real estat sains kehidupan yang pertama.
VISI.NEWS | SEOUL, KOREA - IGIS Asia Investment Management ("IGIS"), cabang investasi pan-Asia dari IGIS Asset Management, manajer investasi real estat terbesar Korea Selatan, bulan ini mengumumkan kemitraan dengan CHA Bio Group ( "CHA"), salah satu grup biofarmasi terbesar dan tertua di Korea Selatan dengan kehadiran global yang luas, untuk membentuk platform investasi real estat sains kehidupan Asia-Pasifik yang baru.
Usaha ini, kata Jennifer Kok, Founder & CEO IGIS Asia Investment Management, menargetkan untuk menyediakan real estat sains kehidupan terbaik di kelasnya untuk R&D, manufaktur, dan layanan pendukung lainnya untuk spektrum perusahaan mulai dari inkubator bioteknologi hingga grup farmasi multinasional di kawasan Asia-Pasifik, termasuk kota-kota metropolitan di Korea Selatan. "Kemitraan ini akan mengandalkan rekam jejak transaksi real estat IGIS di masa lalu dan keahlian CHA dalam industri ilmu kehidupan untuk mendapatkan keuntungan penggerak pertama dalam memberikan solusi real estat ilmu kehidupan di Korea Selatan dan luar negeri," ujarnya dalam rilis yang diterima VISI.NEWS, Kamis (16/2/2023).
IGIS dan CHA, katanya, berbagi pandangan tentang peran usaha tersebut sebagai katalis bagi pertumbuhan kuat sektor ilmu hayati di kawasan Asia-Pasifik. "Untuk menanggapi permintaan yang berubah dengan cepat dan berbagai tantangan pasar, usaha ini akan mengembangkan dan berinvestasi dalam aset ilmu hayati berkualitas tinggi, termasuk R&D dan fasilitas manufaktur, rumah sakit, kantor medis, dan pusat kesehatan lainnya di Asia-Pasifik," ujar Kok.
Selain itu, kata Kok, IGIS bertujuan untuk mendirikan Korea Life Science Investment Platform ("KLSIP"), sarana investasi pertama yang berfokus pada Korea pada real estate life science, untuk memperkuat usaha dengan modal untuk mengembangkan fasilitas yang memenuhi permintaan industri life science yang berkembang di Korea Selatan.@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!