Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Ibu dan Anak di Sukabumi Alami Luka Bakar Akibat Disiram Air Keras

Desi Rossilawati
Kamis, 1 Mei 2025 | 17:46 WIB
Bagikan
Ibu dan Anak di Sukabumi Alami Luka Bakar Akibat Disiram Air Keras
VISI.NEWS | SUKABUMI - Seorang ibu berinsial YA (37) dan anaknya R (10) di Kota Sukabumi, Jawa Barat, menjadi korban penyiraman air keras yang dilakukan oleh orang tak dikenal di Jalan Sudajaya, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, pada Kamis (1/5/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Kejadian tersebut menyebabkan kedua korban mengalami luka bakar, mereka kini menjalani penanganan medis di RSUD R Syamsudin SH. Saudara korban, Iing menyatakan saat itu, YA mengendarai motor dengan membonceng R. Menurut Iing, YA hendak menitipkan anaknya ke rumah adiknya karena mau berangkat kerja. Ditengah perjalanan itu, kata Iing ada motor yang menyalip dan langsung menyiramkan air keras ke korban. TKP tak jauh dari rumah Iing, sehingga sesaat setelah kejadian dia langsung datang ke lokasi kejadian. "Korban mau kerja terus mau titipin anaknya di adiknya, korban lagi jalan pakai motor katanya ada yang nyalip dan tiba-tiba nyiram," ujar Iing. Iing menyatakan yang diduga pelaku penyiraman air keras itu dua orang laki-laki yang berboncengan. Iing mengungkapkan luka bakar yang dialami ibu itu sekitar wajah, badan dan paha sedangkan luka bakar yang dialami anak di sekitar dada dan punggung. Selain itu, pakaian korban pun rusak. Iing mengatakan kejadian ini telah dilaporkan kepada polisi. Sementara itu, Kasi Humas Polres Sukabumi Kota AKP Astuti Setyaningsih membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menyatakan di lokasi kejadian ditemukan sebuah kaleng yang diduga bekas tempat air keras. Kaleng tersebut telah diamankan sebagai barang bukti. "Kasus ini dalam penyelidikan pihak kepolisian, akan tetapi untuk para korban belum dapat diminta keterangan dan masih dalam penanganan tim medis RSUD R Syamsudin SH," ujarnya. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.