HUT Ke-21 Partai Demokrat Kabupaten Bandung Berlangsung Sangat Meriah

ED
Sabtu, 10 September 2022 | 15:34 WIB
Bagikan
HUT Ke-21 Partai Demokrat Kabupaten Bandung Berlangsung Sangat Meriah

VISI.NEWS | CIPARAY - Puncak perayaan HUT ke 21 tahun Partai Demokrat di Kabupaten Bandung berlangsung sangat meriah. Kegiatan yang berlangsung di Graha Wirakarya, Ciparay, Kabupaten Bandung, Sabtu (10/09/2022) pagi itu, diisi dengan senam massal dan jalan sehat yang diikuti sekira 5.000 peserta, dengan doorprize empat umroh gratis, dua unit sepeda motor, beberapa sepeda, dan puluhan peralatan rumah tangga dari mulai televisi, kulkas, mesin cuci dll.

Acara dihadiri Ketua DPD partai Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono Surrato, Anggota DPR RI Dapil Jabar 2 Dede Yusuf Macan Effendi, ketua DPC Kabupaten Bandung Saeful Bachri, mantan Ketua DPC Endang, dll. Acara juga dimeriahkan beberapa artis diantaranya Ridho & Rizki.

Ketua DPC Kabupaten Bandung, Saeful Bachri, mengatakan bahwa kemeriahan dan antusiasme ini merupakan bentuk kedekatan Partai Demokrat kepada masyarakat Kabupaten Bandung.

"Alhamdulillah pada kesempatan ini kita bisa melihat antusiasme masyarakat Kabupaten Bandung sesuai arahan DPP, dan Ketua Umum Mas AHY bahwa peringatan ulang tahun di setiap wilayah masing masing, agar selalu dekat dengan masyarakat, terus memperjuangkan aspirasi, dan mudah-mudahan juga dapat memenangkan Pemilu 2024 agar masyarakat makin merasakan kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan," ujarnya

Soal Kenaikan BBM

Kepada VISI.NEWS  ia mengungkapkan, soal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sekarang sedang jadi silang pendapat dan dikeluhkan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Partai Demokrat, menolak kenaikan BBM karena kondisi ekonomi masyarakat Indonesia masih dalam pemulihan akibat pandemi Covid-19.

"Suara DPP sudah jelas bahwa kita menolak kenaikan harga BBM, karena kita semua tahu ekonomi masih sulit dan belum pulih. Kita masih tertatih tatih, masa mau ditambah beban lagi, transpor naik, harga pangan bakal ikut naik, dan kebutuhan lainnya. Solusinya adalah stop dulu infrastruktur seperti pemindahan IKN, kereta api cepat. Kita bukan menolak pemerintah tapi tolonglah dahulukan kepentingan umum. Mohon maaf itu kan hanya untuk segelintir orang pembangunan seperti itu sungguh tidak fair ," pungkasnya

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.