Hikvision Gelar Shaping Intelligence Summit 2022
VISI.NEWS | DENPASAR - Hikvision mengadakan Shaping Intelligence Summit 2022 di Bali, Indonesia, belum lama ini. Di acara ini, Hikvision, pelanggan, mitra teknologi, dan mitra solusi, serta pemimpin industri lain berdiskusi tentang masa depan AIoT dan menjajaki jalur menuju kesuksesan bersama.
"Di titik terdepan kecerdasan buatan (AI), IoT, dan teknologi lain, kami menyaksikan peluang besar untuk inovasi dan kolaborasi AIoT bersama mitra. Tujuannya, membantu instansi layanan umum dan perusahaan dengan solusi yang mengoptimalkan pengambilan keputusan, serta meningkatkan efisiensi operasional," ujar Keen Yao, Vice President, Hikvision, dalam rilis yang diterima VISI.NEWS, Selasa (6/12/2022).
Pendekatan Baru
Di acara ini, Hikvision memaparkan arsitektur AIoT baru dengan empat jenjang teknologi cerdas yang terdiri atas teknologi, produk perangkat lunak dan keras, kolaborasi ekosistem terbuka, serta aplikasi dan solusi AIoT.
"Pendekatan kami terhadap AIoT ibarat sebuah pohon, dan inovasi teknologi menjadi akarnya; inovasi menopang produk perangkat keras dan lunak AIoT sebagai batang pohon. Ranting pohon mencerminkan ekosistem dan kolaborasi bersama mitra yang bersifat terbuka sehingga mewujudkan pertumbuhan dan ketersediaan aplikasi pintar sebagai daun dan buah pada pohon tersebut," jelas Frank Zhang, Vice President, Hikvision. "Kami ingin memenuhi kebutuhan pasar yang berkembang pesat secara lebih baik bersama mitra. Pelanggan dapat memanfaatkan jalur yang lebih mudah menuju pemanfaatan AI dan kesuksesan transformasi digital dalam kegiatan operasional."
Di acara ini, beberapa mitra teknologi dan pelanggan Hikvision turut memaparkan cara mereka memanfaatkan teknologi dan solusi AIoT Hikvision guna meningkatkan keamanan dan efisiensi di industri masing-masing.
Misalnya, Institute of Technical Education (ITE) di Singapura menggambarkan konsep "Classroom of the Future" yang dikembangkan bersama Hikvision. Konsep ini berhasil memfasilitasi transformasi digital di kelas dan aktivitas berbagi materi belajar lewat kanal daring. Sebuah grup ritel berskala besar yang mengelola lebih dari 5.000 gerai di Thailand memaparkan penggunaan solusi HikCentral untuk memusatkan manajemen sehingga sukses memangkas biaya dan mempercepat digitalisasi kegiatan operasional. Lebih lagi, di industri energi, sebuah pembangkit listrik tenaga surya di Vietnam berhasil memakai aplikasi keamanan berupa sistem video pintar Hikvision dengan kamera termal guna mewujudkan kegiatan operasional jarak jauh yang tersedia setiap saat dalam kondisi cuaca apa pun.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!