IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Hari Santri Merupakan Penghargaan Dari Pemerintah Untuk Santri

ED
Selasa, 4 Oktober 2022 | 23:55 WIB
Bagikan
Hari Santri Merupakan Penghargaan Dari Pemerintah Untuk Santri

VISI.NEWS | BANDUNG - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Fraksi Golkar Ahmad Hidayat, menyebutkan
bahwa momen Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober merupakan penghargaan yang
luar biasa dari pemerintah Indonesia kepada para santri atas jasanya dalam sejarah kemerdekaan.

Menurut Ahmad, hari santri merupakan bentuk penghargaan dari pemerintah untuk kalangan santri,
dan hal ini baru kemudian dirasa sepanjang kepempimpinan Presiden Jokowi.

Baru bisa seperti ini memang berkat kepemimpinan bapak Presiden Jokowi (Joko Widodo) sekarang
mengakui peran dari santri dalam hal kaitannya dengan kemerdekaan bangsa Indonesia,” sebutnya.

Dalam konteks kekinian, lanjut Ahmad, para santri tidak lagi harus berperang angkat senjata dalam
mempertahankan tanah airnya, lebih dari itu, para santri kini dihadapkan dengan perang ideologi dan
perpecahan yang kian hari dapat mengancam keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Dalam satu maqolah ulama itu, didahulukan tholabul Ilmi, itu merupakan satu wujud bentuk jihad
karena Islam itu bisa berjalan, bisa menjadi sukses ya lewat ilmu, islam itu akan jaya selagi syariatnya
dijalankan,” ujarnya.

Ahmad mengungkapkan, ketika nanti sudah tidak ada lagi yang belajar ilmu syariat, maka secara pasti
Islam itu akan hilang dengan sendirinya, terlebih Indonesia akan memasuki tahun politik, dimana semua
pihak perlu bersiap akan potensi munculnya politik identitas yang memecah belah.

“Karena itu, berharap agar para santri mampu ikut berperan di dalam dengan membawa dan
menularkan nilai-nilai akhlakul karimah, karena negara kita adalah negara demokrasi mau tidak mau
santri juga harus berperan,” ungkapnya.

Sesuai yang dikatakan Mbah Moen (alm KH Maimun Zubair), Indonesia itu masih butuh pasangan antara
nasionalis-religius atau religius nasionalis, karena keanekaragaman dan kebhinekaan yang ada di negara
Indonesia.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.