Hari Nelayan Nasional, Riyono: Negara Harus Hadir Lindungi dan Sejahterakan Nelayan
Sebagai Ketua Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan DPP PKS, Riyono juga mendorong adanya kebijakan yang berpihak pada nelayan kecil, termasuk kemudahan akses terhadap bahan bakar, subsidi alat tangkap ramah lingkungan, serta penguatan koperasi nelayan agar memiliki posisi tawar yang lebih baik di pasar.
Ia menilai, penguatan sektor pangan biru harus dibarengi dengan modernisasi perikanan yang inklusif.
“Modernisasi sektor perikanan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia nelayan. Mulai dari pelatihan teknologi tangkap, pengolahan hasil laut, hingga digitalisasi pemasaran, semuanya penting agar nelayan kita kuat, mandiri, dan mampu bersaing,†tegasnya.
Selain itu, Riyono juga menyoroti pentingnya perlindungan sosial bagi nelayan, seperti jaminan asuransi kecelakaan kerja, perlindungan saat cuaca ekstrem, serta kepastian hukum dalam wilayah tangkap.
Menurutnya, keberpihakan kebijakan terhadap nelayan bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga menyangkut keadilan sosial dan keberlanjutan sumber daya laut Indonesia.
“Nelayan kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Dengan nelayan yang kuat dan ekosistem pangan biru yang terbangun dengan baik, saya yakin Indonesia bisa semakin berdaulat secara pangan dan ekonomi maritim,†tutup Riyono.
Momentum Hari Nelayan Nasional ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan Indonesia secara berkelanjutan. @givary
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!