Hari Kedua, Ratusan Calon Tenaga Kerja Datangi Job Fair Bandung Bedas 2025
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Memasuki hari kedua pelaksanaan Job Fair Bandung Bedas Expo 2025 pada Jumat (25/4/2025), rupanya antusias para calon tenaga kerja masih cukup banyak yaitu mencapai ratusan orang. Tingkat kunjungan dari para pencari kerja atau calon tenaga kerja itu hampir sebanding dengan hari pertama saat pembukaan Job Fair yang digelar di Jalan Al Fathu Soreang, Kamis (24/4/2025).
Pelaksanaan Job Fair Bandung Bedas Expo 2025 ini dalam rangka rangkaian Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung. Job Fair yang dilaksanakan Pemkab Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung ini untuk memberikan kesempatan kepada warga yang masih menganggur. Sekaligus untuk menurunkan angka pengangguran dalam upaya mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju, berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung, Rukmana, melalui Kabid Perencanaan Tenaga Kerja dan Informasi Pasar Kerja Moh. Zumhan AB mengatakan bahwa pada hari kedua pelaksanaan Job Fair, para pencari kerja masih cukup banyak dan sebanding dengan hari pertama kemarin.
"Antusias para calon tenaga kerja masih cukup banyak pada hari kedua pelaksanaan Job Fair ini. Pada Kamis kemarin sudah ada sekitar 900-an berkas lamaran yang masuk dari para calon tenaga kerja ke masing-masing perusahaan yang hadir pada pelaksanaan Job Fair itu," kata Zumhan dalam keterangannya, Jumat siang.
Zumhan mengatakan bahwa pada pelaksanaan Job Fair selama tiga hari berturut-turut sampai hari Sabtu (26/4/2025) esok, 30 perusahaan yang hadir pada Job Fair itu membuka kesempatan lapangan kerja bagi 900 orang.
"Sementara pelamar dari para calon tenaga kerja mencapai ribuan orang dan biasanya mencapai tiga kali lipat dari kesempatan lapangan kerja yang disiapkan," kata Zumhan.
Kabid Zumhan mengatakan bahwa pelaksanaan Job Fair ini dengan melewati proses kompetisi sesuai dengan bidang dan keahlian dari para calon tenaga kerja tersebut.
"Kami berharap 900 lowongan kerja semuanya terisi oleh masyarakat Kabupaten Bandung. Karena anggarannya dari APBD Kabupaten Bandung, sehingga masyarakat Kabupaten Bandung yang lebih diprioritaskan. Tetapi yang jelas tidak akan semuanya bisa terakomodir," ujarnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!