Hari Juang TNI AD 2025 Pengabdian Total Prajurit Kepada Rakyat, Bangsa, dan Negara
Meskipun prajurit telah berada di daerah terdampak, tantangan masih dihadapi terkait ketersediaan perlengkapan, seperti alat berat, jembatan darurat, dan sarana teknis lainnya yang sebagian besar masih harus didatangkan dari Pulau Jawa. Namun demikian, semangat dan dedikasi prajurit di lapangan tetap tinggi dalam membantu masyarakat.
Kasad turut membagikan pengalaman saat mendampingi Presiden RI meninjau daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga sejumlah wilayah di Jawa Barat. Menurutnya, hal itu menjadi bukti nyata bahwa pengabdian prajurit TNI AD tidak pernah berhenti.
Keterlibatan TNI AD dalam penanganan bencana tidak hanya terbatas pada tahap tanggap darurat, tetapi berlanjut hingga fase rehabilitasi dan rekonstruksi. Hingga pertengahan Desember 2025, sejumlah jembatan besar telah berhasil difungsikan kembali, dan puluhan jembatan lainnya ditargetkan rampung hingga awal tahun 2026.
TNI AD juga akan terus berperan dalam pembangunan infrastruktur darurat nasional. Presiden telah memberikan amanah kepada TNI AD untuk turut bertanggung jawab dalam pembangunan jembatan di seluruh Indonesia, dengan target jangka panjang mencapai 1.500 hingga 2.000 jembatan.
Peringatan Hari Juang TNI AD ke-80 Tahun 2025 menjadi pengingat bahwa kekuatan TNI AD tidak hanya terletak pada alutsista, tetapi juga pada kemanunggalan dengan rakyat. Melalui semangat Hari Juang, TNI AD berkomitmen untuk terus hadir, bekerja, dan mengabdi demi terwujudnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, sejahtera, dan maju. @Ihda
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!