Hari Jadi ke-384: Pemkab Bandung Kerja Sama Dengan 30 Perusahaan Gelar Job Fair
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung gelar Job Fair Bandung Bedas Expo Tahun 2025 pada rangkaian Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung di Jalan Al Fathu Soreang, Kamis (24/4/2025).
Pada Job Fair Bandung Bedas Expo 2025 itu, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung berkolaborasi dengan 30 perusahaan dari sekian banyak perusahaan yang sudah bermitra dengan Pemkab Bandung.
Pantauan di lokasi Job Fair itu, para pencari kerja terlihat antusias untuk mendapatkan kesempatan bekerja di sejumlah perusahaan yang sudah difasilitasi pemerintah setempat.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, melalui Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung, Rukmana, mengatakan bahwa pada pelaksanaan Job Fair ini sebanyak 30 perusahaan di Kabupaten Bandung yang dilibatkan. Pelaksanaan Job Fair ini selama tiga hari, yaitu mulai hari Kamis (24/4/2025) sampai hari Sabtu (26/4/2025).
"Rata-rata 300 orang per hari atau hampir 1000 orang secara menyeluruh untuk mendapatkan kesempatan kerja bagi para pencari kerja," kata Rukmana di sela-sela kegiatan Job Fair.
Sebenarnya, kata Rukmana, pelaksanaan Job Fair ini secara hybrid. Artinya, para pencari kerja tak perlu lagi antri untuk mendapatkan kesempatan bekerja di sejumlah perusahaan.
"Mereka cukup scan barcode, sudah itu selesai. Nanti tidak perlu lagi harus ngantri. Langsung wawancara juga bisa langsung dilaksanakan oleh pihak perusahaan tersebut," ujarnya.
Rukmana menyebutkan pada pelaksanaan Job Fair ini cukup banyak bidang keahlian yang disiapkan sejumlah perusahaan untuk para pencari kerja. Di antaranya pada bidang teknik energi terbarukan, teknik geodesi, dan bidang lainnya. Termasuk pada bidang tekstil, garmen maupun produk tekstil lainnya. Selain itu pada bidang geothermal dan ada pula yang menawarkan pelatihan kerja ke Jepang, Korea dan lain sebagainya.
"Pokoknya dari mulai lulusan SMP, SMA , dan Sarjana ada di sini (Job Fair) untuk para pencari kerja," ujarnya.
Menurutnya, para pencari kerja itu, ada yang berpengalaman dan ada pula yang tidak berpengalaman. "Ini salah satu bagian dari pada untuk pemenuhan penempatan para pencari kerja dengan perusahaan yang sudah punya komitmen dengan Pemerintah Kabupaten Bandung," katanya.
Rukmana menyebutkan bahwa perusahaan yang sudah berkomitmen dengan Pemkab Bandung itu, tahun 2025 ini bisa menyerap sekitar 8.000 orang untuk penempatan tenaga kerjanya.
"Nanti kita akan laporkan berapa orang yang sudah bekerja dan sudah diterima bekerja di perusahaan tersebut. Sampai saat ini sudah mencapai 1.500 orang, yang sudah ditempatkan dan nanti bisa sampai 8.000 orang," ujarnya.
Menurutnya, para pencari kerja bisa diterima di perusahaan itu, tidak hanya melalui Job Fair. Tetapi bisa dilaksanakan melalui perusahaan langsung yang sudah bekerja sama dengan Pemkab Bandung, khususnya dalam penempatan tenaga kerja dan lain sebagainya.
"Kita juga buat sistem baru, yaitu siap kerja bagi para pencari kerja. Disitu bisa masuk orang yang mau masuk kerja maupun pelatihan dan lain sebagainya. Target Pak Bupati Bandung, tahun ini 10.000 orang terkait lapangan kerja dan penempatan tenaga kerja," jelasnya.
Lebih lanjut Rukmana mengatakan bahwa jumlah pengangguran di Kabupaten Bandung pada tahun 2024 mencapai 6,36 persen. Ia berharap pada tahun 2025 bisa turun menjadi 5 sampai 5,98 persen.
"Artinya, kalau targetnya 10.000 orang penempatan tenaga kerja, hitungan matematikanya itu dengan 10.000 itu bisa mengurangi sekitar 0,8 persen angka pengangguran. Kalau 0,8 persen dari 1,8 sampai 1,9 persen, itu ada sekitar 10.000 orang lebih penyerapan tenaga kerja. 10.000 orang yang terserap di lapangan kerja itu bisa mengurangi secara angka pengangguran capai 0,8 persen," jelasnya.
Rukmana mengatakan, pelaksanaan Job Fair pada Milangkala Ka-384 Kabupaten Bandung ini, bahwa pemerintah hadir dalam upaya untuk mengurangi angka pengangguran.
"Pak Bupati menekankan, bahwa salah satu program Pak Bupati itu adalah di bidang ketenagakerjaan, yaitu untuk menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Bandung. Jadi ini tentunya menjadi skala prioritas Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya kita untuk menciptakan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas," ujarnya.
Ia mengatakan jika di antara pencari kerja yang belum memiliki keterampilan, pemerintah sudah menyiapkan cukup banyak tempat pelatihan.
"Kalau mereka ingin ditempatkan, pemerintah sudah bikin komitmen dengan perusahaan," katanya. @kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!