Hari Ibu ke-94, Pemkab Bandung Tekan Kasus Kekerasan Ibu dan Anak
Tak hanya itu, Ia juga mengajak seluruh kaum perempuan di Kabupaten Bandung untuk dapat menjadi ibu bangsa yang bertanggung jawab, inovatif serta nasionalis.
“Kepada perempuan generasi milenial, saya menitipkan pesan bahwa masa kini adalah milik kalian! Mari warnai peringatah hari ibu dengan peran dan karya nyata bagi Kabuaten Bandung tercinta,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Pemkab Bandung juga memperingati Hari Belanegara ke 74. Dirinya mengajak seluruh komponen pembangunan masyarakat untuk terus bekerja keras, berkerja cerdas, bekerja tuntas dan juga bekerja iklas.
“Sebagai wujud implementasi bela negara, mari kita jadikan hari ini sebagai momentum bagi kita semua untuk semakin meningkatkan kesadaran semangat serta kewajiban dalam melanjutkan pembangunan menuju Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis Dan Sejahetara,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bandung, Emma Dety Dadang Supritna mengajak masyarakat untuk segera melaporkan tindakan kekerasan.
“Sebagai mitra pemerintah, kami terus melakukan sosialisasi serta mengajak masyarakat agar tidak sungkan dan malu untuk segera melaporkan jika terjadi kekerasan. Apalagi sampai saat ini masih ada kasus kekerasan rumah tangga,” tuturnya.
Dalam momen Peringatan Hari Ibu ke-94, Emma juga mengajak para ibu untuk menjadi ibu terbaik dan inspiratif bagi keluarga.
“Tidak hanya merawat putra-putrinya, seorang ibu juga dituntut untuk menjadi seorang guru, dokter, juru masak dan profesi lainnya. Selamat Hari Ibu ke-94. Tetap menjadi ibu yang terbaik bagi putra-putri dan ibu inspiratif bagi anak-anak,” pungkas Emma Dety Dadang Supriatna. @gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!