IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Harga Rokok Naik Mulai 1 Januari 2025

Desi Rossilawati
Rabu, 1 Januari 2025 | 17:15 WIB
Bagikan
Harga Rokok Naik Mulai 1 Januari 2025
VISI.NEWS | JAKARTA - Harga jual eceran (HJE) rokok resmi mengalami kenaikan mulai 1 Januari 2025, meskipun tarif cukai hasil tembakau (CHT) tetap tidak berubah. Ketentuan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97 Tahun 2024, yang bertujuan mengatur konsumsi hasil tembakau, melindungi industri padat karya, serta mengoptimalkan penerimaan negara. Berikut rincian HJE rokok terbaru:
  1. Sigaret Kretek Mesin (SKM):
    • Golongan I: Rp 2.375/batang (naik 5,08%), cukai Rp 1.231/batang.
    • Golongan II: Rp 1.485/batang (naik 7,6%), cukai Rp 746/batang.
  2. Sigaret Putih Mesin (SPM):
    • Golongan I: Rp 2.495/batang (naik 4,8%), cukai Rp 1.336/batang.
    • Golongan II: Rp 1.565/batang (naik 6,8%), cukai Rp 794/batang.
  3. Sigaret Kretek Tangan (SKT) dan Sigaret Putih Tangan (SPT):
    • Golongan I: Rp 1.555-Rp 2.170/batang, cukai Rp 378/batang.
    • Golongan II: Rp 995/batang (naik 15%), cukai Rp 223/batang.
    • Golongan III: Rp 860/batang (naik 18,6%), cukai Rp 122/batang.
  4. Rokok Elektrik:
    • Rokok padat: Rp 6.240/gram (naik 6,01%), cukai Rp 3.074/gram.
    • Cair sistem terbuka: Rp 1.368/gram (naik 22,03%), cukai Rp 636/gram.
    • Cair sistem tertutup: Rp 41.983/gram (naik 22,03%), cukai Rp 6.776/gram.
Jenis tembakau lainnya, seperti tembakau iris, rokok klobot, cerutu, dan beberapa varian rokok elektrik, juga mengalami kenaikan atau tetap sesuai ketentuan sebelumnya. Regulasi ini diharapkan dapat menekan konsumsi rokok dan mendukung industri hasil tembakau yang masih menggunakan metode produksi manual. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.