Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 Hari Ini

Desi Rossilawati
Rabu, 22 April 2026 | 11:06 WIB
Bagikan
Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 Hari Ini

VISI.NEWS | BANDUNG - Harga emas Antam hari ini mengalami penurunan signifikan sebesar Rp50.000 per gram berdasarkan data terbaru yang dipantau melalui laman resmi PT Aneka Tambang Tbk atau Logam Mulia, Rabu (22/4/2026) pukul 09.02 WIB.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.880.000 per gram, namun kini turun menjadi Rp2.830.000 per gram. Penurunan ini juga diikuti oleh harga beli kembali (buyback) yang ikut terkoreksi menjadi Rp2.640.000 per gram.

Pergerakan harga emas Antam tersebut mencerminkan dinamika pasar logam mulia yang dipengaruhi oleh berbagai faktor global maupun domestik. Meski demikian, harga emas tetap menjadi salah satu indikator penting dalam investasi berbasis aset safe haven di Indonesia.

Pergerakan Harga Emas Antam dan Faktor Perubahan

Dalam keterangannya di laman resmi Logam Mulia, disebutkan bahwa harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar. Perubahan harga ini umumnya dipengaruhi oleh fluktuasi harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta kondisi ekonomi global.

Selain itu, kebijakan moneter global dan tingkat inflasi juga berperan dalam menentukan arah harga emas Antam. Ketika ketidakpastian ekonomi meningkat, emas cenderung menjadi pilihan investasi yang aman, sehingga permintaan meningkat dan harga ikut terdorong naik. Sebaliknya, ketika kondisi ekonomi stabil, harga emas bisa mengalami penurunan seperti yang terjadi saat ini.

Rincian Harga Emas Antam Berdasarkan Pecahan

Berikut rincian lengkap harga emas untuk produk Antam berdasarkan pecahan yang tercatat di laman Logam Mulia:

- Harga emas 0,5 gram: Rp1.465.000

- Harga emas 1 gram: Rp2.830.000

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.