IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Hardiknas 2025, Bupati Bandung: Pendidikan Adalah Hak Asasi dan Kunci Membangun Peradaban Bangsa

Desi Rossilawati
Sabtu, 3 Mei 2025 | 09:21 WIB
Bagikan
Hardiknas 2025, Bupati Bandung: Pendidikan Adalah Hak Asasi dan Kunci Membangun Peradaban Bangsa

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Bupati Bandung, Dadang Supriatna, turut membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu'ti pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2025 Tingkat Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Jumat (2/5/2025).

Pada kesempatan yang sama turut dilaksanakan upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29 dan Hari Buruh Internasional atau May Day Tingkat Kabupaten Bandung tahun 2025.

Selain dihadiri Bupati Bandung selaku Inspektur Upacara, juga jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Bandung, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Dadang Supriatna, para ASN, para Ketua Serikat Pekerja, para Ketua Ormas/OKP dan para pihak lainnya.

Sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI itu, sebagaimana dibacakan kembali Bupati Bandung Dadang Supriatna bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bukanlah sekedar seremonial tahunan saja.

"Namun merupakan momentum untuk meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa tanpa ada diskriminasi, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2003," tutur Bupati Bandung.

Dadang Supriatna mengatakan bahwa pendidikan adalah hak asasi dan hak sipil yang melekat dalam diri setiap insan baik sebagai pribadi maupun warga negara.

"Pada hakikatnya pendidikan adalah proses membangun kepribadian yang utama, akhlak mulia, dan peradaban bangsa. Karena itu sangat tepat ketika Presiden Prabowo menempatkan pendidikan sebagai prioritas dalam Asta Cita keempat," ujarnya.

Ia menyebutkan Presiden Prabowo berkomitmen membangun sumber daya manusia yang kuat sebagai aktor dan agen perubahan yang mengantarkan Indonesia menjadi bangsa dan negara yang adil dan makmur.

Dikatakan, Presiden bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana prasarana pendidikan, pembelajaran digital, dan peningkatan kualitas, kualifikasi, dan kinerja guru melalui pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan.

Dengan cara demikian, lanjutnya, guru diharapkan dapat menjadi agen pembelajaran dan agen peradaban.

"Untuk itu, diperlukan kerja sama semua pihak baik pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa, agar pendidikan sebagai layanan publik dapat berperan mengantarkan anak-anak menjadi generasi hebat dan kuat," tuturnya. Sejak Oktober 2024, kata Bupati Dadang, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah melakukan langkah-langkah nyata membangun layanan pendidikan yang bermutu.

"Secara manajerial, telah memperbaiki tata kelola, pembinaan, dan kinerja guru. Secara kurikuler akan menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning), pemberlakuan Test Kemampuan Akademik (TKA), serta pembelajaran koding, dan kecerdasan artifisial (AI)," tuturnya. Secara pedagosis, kata Bupati, dalam rangka membentuk karakter, Kementerian membuat kebijakan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, yang meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat. Selain itu program pagi ceria yang meliputi Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH), menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama. Menurutnya, pendidikan karakter pada tingkat pendidikan Taman Kanak-Kanak diluncurkan album kicau yang berisi lagu dan anak-anak.

"Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional mari kita saling bergandengan tangan, bahu membahu, dan bergotong royong mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua," pungkasnya. @kos

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.