Haplah Satu Abad NU | Bupati Bandung Minta NU Lebih Solid dan Lebih Kompak
Dipaparkan oleh bupati, selain memberikan insentif untuk para ulama, guru ngaji hingga marbot, juga untuk perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu). Dalam 20 bulan usia pemerintahannya, Bupati mengatakan 7.000 Rutilahu yang dijadikan layak huni. Sebagian sudah dilaksanakan pada tahun 2021 dan 2022. "Dan tahun ini kita mengalokasikan anggaran untuk 3.500 Rutilahu. Jadi, anggaran yang dialokasikan untuk Rutilahu selama saya menjabat sebesar Rp 140 miliar," ungkap bupati.
Bupati juga mengungkapkan, lompatan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) kalau saat ia baru menjabat hanya Rp. 1,9 triliun maka di tahun 2023 ini, berkat bantuan Anggota DPR RI asal Dapil 2 Kab. Bandung H. Cucun Ahmad Syamsurizal, DAK Kabupaten Bandung mencapai Rp. 4,2 triliun. "Hasilnya, saya menjadi Waketum Apkasi," ujarnya sambil tersenyum.
Sejalan dengan itu, Bupati mengatakan, pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bandung juga mengalami peningkatan yang sighnifikan. "Kalau awal saya menjabat Bupati Bandung PAD-nya dibawah Rp. 1 triliun, maka untuk tahun 2022 sudah mencapai Rp. 1,2 triliun bahkan di tahun 2023 ini target kita Rp. 1,3 triliun," tandasnya.
Di bagian akhir sambutannya, bupati berharap doa dari semua warga nahdliyin agar tetap dalam berkah, sehat, amanah dan Istiqomah. "Jadi bupati teh siga cicing dina gawir. Sehingga dengan doa dari semuanya, semoga saya tetap Istiqomah, dan tahun ini bisa menyelesaikan janji-janji politik saya," tandasnya.@alfa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!