Hamas Tuntut Israel Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 8 Maret 2025 | 21:15 WIB
VISI.NEWS | MESIR - Delegasi Hamas tiba di Kairo, Mesir, Jumat (7/3/2025) untuk mengikuti perundingan tahap kedua terkait gencatan senjata di Gaza. Seorang pejabat Hamas menyatakan bahwa pertemuan ini bertujuan memperkuat kesepakatan yang sebelumnya masih belum stabil. Delegasi tersebut dijadwalkan bertemu dengan pejabat Mesir pada Sabtu guna membahas perkembangan terbaru dalam upaya perdamaian.
Hamas menegaskan bahwa Israel harus mematuhi perjanjian yang telah disepakati dan segera memulai negosiasi tahap kedua. Selain itu, mereka juga mendesak agar perbatasan dibuka untuk memastikan kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan ke Gaza.
"Kelompok Hamas Palestina mengupayakan perjanjian komprehensif yang memastikan gencatan senjata permanen dan menyeluruh," ujar pejabat lainnya.
Dalam tahap ini, Hamas mengajukan tuntutan seperti penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah Gaza, penghapusan blokade, serta rekonstruksi daerah yang terdampak. Mereka juga meminta dukungan finansial yang sebelumnya telah disepakati dalam pertemuan puncak Arab di Kairo.
Selain membahas gencatan senjata, Hamas menyatakan kesiapan mereka untuk menegosiasikan pertukaran tahanan demi membebaskan seluruh sandera Israel, termasuk warga negara Amerika Serikat. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan peringatan kepada warga Gaza bahwa mereka akan menghadapi konsekuensi serius jika sandera yang tersisa tidak segera dibebaskan.
Fase pertama gencatan senjata berakhir pekan lalu setelah berlangsung selama enam minggu. Selama periode tersebut, terjadi pertukaran sandera Israel dengan tahanan Palestina. Meski Israel ingin memperpanjang gencatan senjata hingga pertengahan April, Hamas mendesak agar tahap kedua segera dimulai demi mencapai penghentian perang secara permanen.
Saat ini, dari 251 sandera yang ditahan Hamas sejak serangan pada Oktober 2023, sebanyak 58 orang masih berada di Gaza, dengan 34 di antaranya telah dinyatakan tewas oleh militer Israel. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!