Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Hamas Bersikeras Gencatan Senjata Permanen, Israel Ingin Perpanjangan Fase Pertama

Desi Rossilawati
Senin, 3 Maret 2025 | 21:45 WIB
Bagikan
Hamas Bersikeras Gencatan Senjata Permanen, Israel Ingin Perpanjangan Fase Pertama
VISI.NEWS | GAZA - Upaya untuk mencapai gencatan senjata permanen antara Israel dan Hamas masih menemui jalan buntu. Hamas secara tegas menolak rancangan gencatan senjata yang diajukan oleh Israel, yang hanya berfokus pada perpanjangan fase pertama tanpa melanjutkan ke tahap kedua seperti yang telah direncanakan sebelumnya. Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengatakan kepada Al Araby TV bahwa hingga saat ini belum ada negosiasi yang dilakukan terkait fase kedua, meskipun fase pertama telah berakhir pada 1 Maret 2025. Ia menegaskan bahwa Israel bertanggung jawab atas kebuntuan ini karena tidak mengambil inisiatif untuk memulai pembicaraan lebih lanjut. Menurut Hamas, Israel ingin memastikan pembebasan sandera yang masih ditahan di Gaza tetapi tetap membuka kemungkinan untuk melanjutkan perang. Pernyataan ini disampaikan setelah Hamas mendesak Israel agar segera memasuki fase kedua gencatan senjata dan menunjukkan komitmen penuh terhadap seluruh ketentuan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya. Di sisi lain, pejabat Israel telah bertemu dengan mediator dari Qatar dan Amerika Serikat di Kairo pada Kamis lalu untuk membahas kemungkinan perpanjangan gencatan senjata. Namun, hasil dari pertemuan tersebut belum menunjukkan perkembangan berarti. Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, menegaskan bahwa Israel siap memperpanjang kesepakatan fase pertama jika ada pembebasan sandera tambahan. Fase kedua gencatan senjata diharapkan dapat mencakup penghentian total pertempuran di Gaza, termasuk pembebasan seluruh sandera dan penarikan penuh pasukan Israel. Menurut Israel, masih ada 59 sandera yang ditahan di Gaza, dengan 24 orang di antaranya diyakini masih hidup. Sejak gencatan senjata dimulai pada 19 Januari 2025, Kantor Media Pemerintah Gaza (GMO) mencatat lebih dari 350 pelanggaran oleh Israel. Pelanggaran ini mencakup serangan udara, penembakan, pengawasan intensif, serta pembatasan akses bantuan kemanusiaan. GMO juga melaporkan bahwa militer Israel telah menewaskan dan melukai puluhan warga Palestina dalam beberapa insiden meskipun gencatan senjata telah diberlakukan. Selain itu, banyak keluarga yang masih menghadapi kendala untuk kembali ke wilayah Gaza utara akibat pembatasan yang diterapkan Israel. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.