Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Hacker Diduga Kantongi Data 4,6 Juta Warga Jabar

Desi Rossilawati
Minggu, 27 Juli 2025 | 16:24 WIB
Bagikan
Hacker Diduga Kantongi Data 4,6 Juta Warga Jabar
VISI.NEWS | BANDUNG - Jagat media sosial dihebohkan oleh klaim seorang pengguna anonim bernama 'DigitalGhostt' yang menyatakan telah menguasai data pribadi milik sekitar 4,6 juta warga Jawa Barat. Unggahan tersebut dipublikasikan melalui platform X (dahulu Twitter) pada 10 Juli 2025 dan mengundang perhatian luas. Dalam cuitannya yang ditulis dalam bahasa Inggris, DigitalGhostt menyindir lemahnya sistem pertahanan siber Indonesia, sekaligus menampilkan tangkapan layar dari forum dark web tempat data tersebut ditawarkan. Diduga, data mencakup informasi sensitif seperti nama lengkap, alamat, NIK, email, hingga pekerjaan, serta tercantum logo Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Barat. "Hello Indonesian people (especially the people of West Java), could your personal data be in my possession? Where is the cyber defense? Is it asleep on a pile of money? (Halo masyarakat Indonesia (terutama masyarakat Jawa Barat), mungkinkah data pribadi Anda ada di tangan saya? Di mana pertahanan sibernya? Apakah ia tertidur di atas tumpukan uang?)" demikian kutipan unggahan tersebut. Meski belum dapat diverifikasi secara independen, informasi ini disebut-sebut sebagai salah satu insiden kebocoran data terbesar yang pernah terjadi di tingkat provinsi. Menanggapi situasi ini, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyatakan keprihatinannya dan memastikan akan segera menindaklanjuti dugaan kebocoran data tersebut. Ia menegaskan bahwa identitas warga merupakan hak yang dilindungi negara. "Saya akan segera memanggil Diskominfo dan bekerja sama dengan Tim Siber Polda Jabar untuk menangani masalah ini. Saya ingin betul-betul identitas warga Jabar terlindung dengan baik. Ada 4,6 juta kebocoran ini kurang lebih 9 persen data warga yang terancam," kata Erwan. Erwan menambahkan, upaya penelusuran menyeluruh akan dilakukan untuk memastikan otentisitas data dan mencegah penyebaran lebih luas. Sementara itu, akun lain bernama @H4ckmanac menyebut bahwa DigitalGhostt merupakan hacker yang pernah terlibat dalam peretasan data milik 700 ribu individu di Kementerian Pertahanan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.