Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Haaretz Sebut Militer Israel Lakukan "Pembersihan Etnis" dan Genosida di Gaza Utara

Desi Rossilawati
Selasa, 12 November 2024 | 21:50 WIB
Bagikan
Haaretz Sebut Militer Israel Lakukan "Pembersihan Etnis" dan Genosida di Gaza Utara
VISI.NEWS | GAZA - Tentara Israel, di bawah pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, sedang melakukan operasi pembersihan etnis di bagian utara Jalur Gaza, dengan tujuan mengusir warga Palestina dan mempersiapkan wilayah tersebut untuk "pendudukan dan permukiman Yahudi yang berkepanjangan." Menurut laporan Haaretz. Dalam beberapa bulan terakhir, bagian utara Gaza telah menjadi sasaran pengeboman besar-besaran, dan bantuan kemanusiaan tidak diizinkan masuk, yang menurut PBB dapat menyebabkan "bencana kelaparan akan segera terjadi." Seorang wartawan Haaretz yang dapat mengunjungi wilayah tersebut bersama pasukan Israel menggambarkan kehancuran yang ia lihat sebagai hasil dari penghancuran yang telah direncanakan. Ia menjelaskan bahwa wilayah-wilayah seperti Al Attara dan Beit Lahia kini tidak memiliki rumah yang dapat dihuni, dan tentara Israel mencegah warga kembali ke rumah mereka setelah serangan artileri malam hari. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa lebih dari 90 orang, termasuk 25 anak-anak, tewas dalam pengeboman yang menargetkan sebuah gedung di Beit Lahia. Selain itu, militer Israel dilaporkan menghancurkan bangunan di sepanjang jalan utama di Gaza utara untuk membuka akses bagi pasukan mereka, yang menunjukkan niat untuk "membagi seluruh daerah itu menjadi dua," seperti yang diungkapkan oleh reporter Haaretz. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.