IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

H. Sugianto : Bank Bjb Selamatkan Pemkab Bandung dengan Hati-hati Mengeluarkan Pinjaman Bergulir

ED
Kamis, 17 November 2022 | 21:14 WIB
Bagikan
H. Sugianto : Bank Bjb Selamatkan Pemkab Bandung dengan Hati-hati Mengeluarkan Pinjaman Bergulir

VISI.NEWS | SOREANGKetua DPRD Kabupaten Bandung H. Sugianto mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pendalaman melalui Badan Anggaran (Bangar) terkait pinjaman bergulir yang dananya bersumber dari Bank Bjb. "Fraksi Fraksi sepakat terhadap perguliran dana pinjaman non permanen. Permodalan ini tentu akan dilakukan pendalaman di badan anggaran (Bangar) nanti," ujarnya saat kepada VISI.NEWS seusai Rapat Paripurna Masa Sidang 1 di Soreang, Kamis (17/11/2022).

DPRD Kabupaten Bandung siang tadi melaksanakan rapat paripurna terkait Nota Pengantar Bupati Bandung terhadap Raperda Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Penyertaan Modal Non Permanen berupa pinjaman dana bergulir kepada masyarakat.

Pria yang biasa disapa H. Sugih ini mengatakan bahwa terkait adanya kendala penyaluran bantuan modal usaha tanpa agunan dari bank Bjb akan dilakukan pengecekan lebih lanjut mengenai indikator-indikator apa saja yang menjadi persyaratan penyaluran pinjaman bergulir itu.

"Perbankan itu ada aturan main yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selama proses yang dilakukan di bank manapun mau Bjb atau BPR terutama dalam program bergulir ini harus mengikuti aturan main yang ada di OJK, di luar itu bisa jadi masalah nantinya. Maka, saya harus menghitung dan mempelajari apakah justru bank Bjb menyelamatkan Pemda dengan hati hati memberikan penyaluran kepada masyaraka. Dulu di OJK itu ada BI Checking sekarang ada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), oleh karenya kita harus cross check terlebih dahulu ," tambahnya.

Selain itu ia mangatakan kita harus super berhati-hati terhadap anggaran daerah dalam penyaluran bantuan. "Sehingga nanti kalau begitu saja disalurkan ternyata dampaknya tidak jelas, uangnya amblas siapa yang akan tanggung jawab? Saya yakin nanti ini alasannya tidak bisa bayarkan dan sebagainya klasik, karenanya bantuan ini diharapkan mampu mendongkrak dan memajukan perekonomian masyarakat untuk lebih baik lagi. Masyarakat bisa lebih meningkat kesejahteraan ekonominya dengan diberikan stimulus oleh pemerintah daerah, jangan sampai usahanya bangkrut dan ekonominya malah memburuk," tutur Sugih.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan himbauan terhadap masyarakat Kabupaten Bandung khususnya mereka yang mempunyai skill untuk mengembangkan usahanya. "Silahkan akses bantuan ini sesuai prosedur sesuai yang ada di perbankan, maka ikuti apa yang disyaraktan itu menjadi ketentuan keuangan. Ini bisa bergulir dan berkembang lagi untuk ekonomi masyarakat di Kabupaten Bandung," pungkasnya.@gustav

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.