IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Gunung Lewotobi Terkini, Status Masih Awas Usai Meletus Pagi, Ini 6 Imbauan bagi Masyarakat Sekitar

Desi Rossilawati
Rabu, 18 Desember 2024 | 13:30 WIB
Bagikan
Gunung Lewotobi Terkini, Status Masih Awas Usai Meletus Pagi, Ini 6 Imbauan bagi Masyarakat Sekitar

VISI.NEWS | NUSA TENGGARA TIMUR - Gunung Lewotobi terkini menunjukkan status masih berada di level IV atau awas, setelah meletus pada Rabu (18/12/2024) pagi.

Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) diketahu kembali meletus pada Rabu (18/12/2024) pukul 05.01 WITA.

Letusan itu menjadi kesekian kalinya sejak Gunung Lewotobi Laki-Laki terakhir dilaporkan erupsi pada Rabu (20/11/2024).

Gunung ini meletus disertai gemuruh lemah dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 300 meter di atas permukaan laut.

Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 14,8 milimeter (mm) dan durasi 1 menit 36 detik.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Syawaludin mengungkapkan, sebelum meletus gunung sempat mengalami dua kali gempa harmonik, dua kali vulkanik dalam, dan tiga kali tektonik jauh pukul 00.00 WITA-06.00 WITA.

Pengamatan visual Gunung Lewotobi

Soal informasi Gunung Lewotobi terkini, dikutip dari dari laman Magma ESDM pada Rabu siang, status gunung tersebut kini masih berada di level IV atau awas.

Berdasarkan pengamatan visual oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) Badan Geologi ESDM per pukul 10.18 WITA, gunung terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II.

Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 50-200 meter dari puncak.

Cuaca di lokasi gunung terpantau cerah hingga berawan. Angin bertiup lemah sampai sedang ke arah utara, timur laut, dan barat laut.

Sementara, suhu udara sekitar 25-33 derajat Celsius dan intensitas cuarah hujan 0,66 mm per hari.

Imbauan untuk masyarakat sekitar Gunung Lewotobi

Badan Geologi mengeluarkan imbauan bagi masyarakat sekitar usai Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus pada Rabu pagi, yaitu:

1. Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung atau wisatawan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 6 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan sektoral barat daya, utara, hingga timur Laut sejauh 7 km.

2. Tetap tenang dan mengikuti arahan Pemertah Daerah serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.

3. Mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokengjaya, Boru, Nawakote.

4. Masyarakat yang terdampak hujan abu sebaiknya memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

5. Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau.

6. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan Guning Lewotobi Laki-laki. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.