Gubernur Jabar Optimistis Harga Beras Turun Seiring Musim Panen
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 5 Agustus 2025 | 17:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan optimisme bahwa harga beras, baik medium maupun premium, akan segera kembali stabil menyusul dimulainya musim panen di berbagai daerah di Jawa Barat. Hal ini diungkapkan saat menghadiri Rakornas APINDO di El Hotel Bandung, Selasa (5/8/2025).
“Untuk stabilisasi harga beras, yang pertama kan hari ini udah mulai panen nih di berbagai tempat. Dengan mulainya panen, harga beras pasti stabil,” kata Dedi.
Ia menjelaskan bahwa petani saat ini tengah menikmati kenaikan harga gabah yang cukup signifikan, yakni antara Rp 6.700 hingga Rp 7.000 per kilogram. Kenaikan ini dinilai berdampak positif bagi kesejahteraan petani.
Tak hanya panen, Dedi juga menilai kondisi cuaca yang basah di Jawa Barat menjadi faktor penting dalam menjaga pasokan beras dan menekan harga. Ia menyebut musim kemarau tahun ini relatif pendek, sehingga memungkinkan percepatan tanam ulang.
“Hari ini kan percepatan menanam kembali karena saya lihat kemaraunya pendek. Maka produksi pangan akan aman di bulan Desember,” ujarnya.
Menurut mantan Bupati Purwakarta ini, curah hujan yang cukup tinggi memperpanjang musim tanam, memungkinkan para petani menanam dua hingga tiga kali dalam setahun.
“Artinya bahwa ini akan memberikan jaminan terhadap ketersediaan pangan dengan baik,” lanjutnya.
Sementara itu, di lapangan, harga beras di sejumlah pasar tradisional Kota Bandung masih menunjukkan kenaikan. Saat ini, harga beras termurah berada di kisaran Rp 13.000 hingga Rp 14.000 per kilogram, naik antara Rp 200 hingga Rp 1.000 dari harga sebelumnya.
@ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!