Green Coffee: Superfood Baru untuk Urban Warrior Pegiat Hustle Culture
VISI.NEWS | JAKARTA – Dalam beberapa tahun terakhir, tren superfood semakin populer di kalangan masyarakat urban yang ingin hidup lebih sehat tanpa mengorbankan gaya hidup aktif. Dari matcha, spirulina, hingga chia seed—kini hadir satu nama lagi yang mulai mencuri perhatian: green coffee. Bukan sekadar kopi biasa, green coffee atau kopi hijau mulai dipandang sebagai superfood baru yang relevan bagi mereka yang hidup di tengah polusi, stres tinggi, dan ritme kerja cepat ala perkotaan. Green coffee merupakan biji kopi mentah yang tidak melalui proses pemanggangan dan kerap digunakan sebagai suplemen dan kandungan dalam minuman energi.
Kini, kita hidup di era —di mana kerja keras, produktivitas tanpa henti, dan jadwal super sibuk dianggap sebagai standar keberhasilan. Di tengah kondisi ini, kebutuhan akan energi tambahan sering kali diisi dengan berbagai sumber makanan dan minuman. Di sinilah green coffee muncul sebagai alternatif yang lebih sehat: memberi dorongan energi tanpa efek samping yang berlebihan.
Dalam sesi wawancara, dr. Dion Haryadi, PN1, CHC, AIFO-K, dokter spesialis nutrisi dan gizi, menjelaskan potensi green coffee dalam mendukung gaya hidup sehat. "Dibandingkan dengan kopi hitam yang umum dikonsumsi, green coffee lebih kaya akan antioksidan dan asam klorogenat yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Selain memberi energi tambahan, green coffee juga membantu menjaga metabolisme tubuh tetap optimal. Kandungan kafeinnya yang lebih rendah juga mengurangi risiko jantung berdebar dan gangguan tidur," jelas dr. Dion.
Kandungan antioksidan di dalam green coffee menjadi alasan utama mengapa minuman ini mulai dilirik sebagai pendamping gaya hidup aktif di kota besar. Aktivitas padat, paparan polusi, hingga stres harian bisa menimbulkan stres oksidatif dalam tubuh. Di sinilah peran antioksidan menjadi sangat penting—membantu tubuh menangkal radikal bebas dan menjaga keseimbangan sistem imun.
Lebih dari sekadar penambah energi, sebuah penelitian tahun 2020 menunjukkan bahwa green coffee dapat membantu memperbaiki indikator kesehatan, seperti menurunkan kadar kolesterol total dan LDL dalam darah secara signifikan. Studi lain juga mengungkapkan bahwa konsumsi green coffee sebanyak 400 mg selama empat minggu mampu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!