Gerakan Pangan Murah, Upaya Pemkot Sukabumi Tekan Angka Inflasi
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 20 Januari 2025 | 18:23 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Pemerintah Kota Sukabumi melaksanakan operasi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang tujuannya untuk membantu masyarakat serta sebagai upaya mengendalikan inflasi di daerah tersebut.
“Jadi ini langkah konkret kita bahwa memang di Sukabumi ini inflasinya tinggi. Inflasi kita 2,59 tertinggi di Jawa. Tapi kan masih dibawa angka yang dipersyaratkan. Dengan demikian kita mengantisipasi melalui gerakan pasar murah,” ujar Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji saat meninjau pasar murah di Lapang Renyah, Kecamatan Tipar, Senin (20/1/2025).
Pada bulan Januari ini Gerakan Pangan Murah dilaksanakan di lima kecamatan dan di bulan selanjutnya program serupa juga akan dilakukan dengan jangkauan yang lebih luas lagi, mengingat bulan Februari menjelang Ramadan.
Kusmana menyatakan sesuai namanya, harga bahan pokok yang dijual dibawah harga pasar. Bahan pokok itu meliputi beras, minyak goreng, telur kemudian bawang serta cabai.
Namun untuk beberapa jenis bahan pokok seperti beras, minyak dan telur pembeliannya dibatasi. Berbeda dengan bawang serta cabai pembeliannya tidak dibatasi.
“Beras dibatasi karena biar semua kebagian termasuk minyak dan telur. Yang bebas ini beli cabai, bawang,” pungkas Kusmana. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!