Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Geng Motor Bersenjata Tajam Serang Warga di Sukabumi, Seorang Terluka

Desi Rossilawati
Minggu, 19 Januari 2025 | 20:43 WIB
Bagikan
Geng Motor Bersenjata Tajam Serang Warga di Sukabumi, Seorang Terluka
VISI.NEWS | SUKABUMI - Geng motor kembali berulah di Kota Sukabumi. Kali ini, mereka yang berbekal senjata tajam menyerang warga hingga berujung bentrok pada Minggu (19/1/2025) dini hari. Bentrok warga dengan geng motor itu terjadi di persimpangan Jalan Pramuka dan Jalan Palabuhan II, wilayah Cikondang, Kota Sukabumi. Peristiwa itu terekam oleh warga dan videonya viral di media sosial. Warga, Rusdiana (44) menuturkan insiden itu berawal ketika dia yang saat ini berada di pos ronda melihat beberapa orang pemuda berlarian dari arah jalan ke dalam gang. Menurutnya di jalan terlihat puluhan motor dengan pengendaranya yang membawa senjata tajam. Warga kemudian berdatangan yang berujung bentrok dengan geng motor tersebut. “Kalau sampai ada fisik sih tidak, tapi saling lempar. Itu ada 50 motor, kalau warga ada sekitar 80 orang. Saat itu pun terjadi kejar-kejaran juga. Mereka pakai alat sedangkan kita pakai bambu,” kata Rusdiana. Bambu itu kata Rusdiana merupakan tiang umbul-umbul bahkan jemuran yang dipakai warga mengantisipasi serangan geng motor. Sementara itu, Kasubsi Pengelola Informasi Dokumentasi dan Multimedia (PIDM) Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli Bahtiarudin menyebutkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kejadian tersebut. Polisi pun sudah mendatangi lokasi kejadian serta meminta keterangan saksi-saksi. Dari keterangan saksi, polisi membenarkan saat itu warga terlibat bentrok dengan salah satu geng motor. Ade pun menyebut seorang warga mengalami luka di bagian siku sebelah kanan yang disebabkan senjata tajam yang dibawa oleh geng motor. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.