Gencatan Senjata Israel-Hamas Resmi Berlaku Hari Ini Pukul 13.30 WIB
Trump mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa perang harus diakhiri.
“Kami ingin perang ini berakhir, namun tetap melakukan apa yang harus dilakukan,” katanya.
Sementara itu, Presiden Palestina Mahmud Abbas mengatakan bahwa Otoritas Palestina, yang memiliki kontrol administratif parsial di Tepi Barat yang diduduki Israel, telah menyelesaikan persiapan untuk memikul tanggung jawab penuh di Gaza selama gencatan senjata berlangsung.
Adapun Israel tidak menyatakan sikap yang pasti mengenai pemerintahan pasca perang, selain menolak peran apapun bagi Hamas.
Dikutip dari Al Jazeera, Minggu (19/1/2025), Netanyahu menyampaikan bahwa perjanjian gencatan senjata Gaza mungkin bersifat sementara dan Israel tetap memiliki hak untuk melanjutkan pertempuran di Gaza.
"Jika kami harus kembali bertempur, kami akan melakukannya dengan cara-cara baru yang lebih tegas," ucapnya.
Netanyahu sendiri mengaku sudah mendapat dukungan dari pemerintahan Biden dan Trump untuk kembali bertempur jika negaranya menyimpulkan negosiasi berakhir sia-sia.
Sebelumnya, dia juga mengancam negaranya tidak akan melanjutkan gencatan senjata sampai menerima daftar 33 tawanan yang diharapkan akan dibebaskan pada tahap pertama kesepakatan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!