Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Gencatan Senjata 30 Hari Disepakati, AS Pulihkan Dukungan ke Ukraina

Desi Rossilawati
Rabu, 12 Maret 2025 | 21:10 WIB
Bagikan
Gencatan Senjata 30 Hari Disepakati, AS Pulihkan Dukungan ke Ukraina
VISI.NEWS | ARAB SAUDI - Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi melanjutkan kembali bantuan militer dan berbagi informasi intelijen dengan Ukraina setelah perundingan di Arab Saudi. Langkah ini diambil setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menerima usulan gencatan senjata sementara selama 30 hari dan meminta AS untuk membujuk Rusia agar menerima kesepakatan tersebut. "Delegasi Ukraina menegaskan kembali rasa terima kasih yang besar dari rakyat Ukraina kepada Presiden Trump, Kongres AS, dan rakyat Amerika Serikat karena telah memungkinkan kemajuan yang bermakna menuju perdamaian," demikian pernyataan bersama AS-Ukraina. Menurut laporan Al Arabiya dan Reuters pada Rabu (12/3/2025), perundingan yang berlangsung selama delapan jam itu membahas berbagai aspek menuju perdamaian yang lebih permanen. Penasihat Keamanan Nasional AS, Mike Waltz, menyebut bahwa delegasi Ukraina menunjukkan kesepahaman dengan visi Presiden Donald Trump untuk mengakhiri konflik. Dalam pernyataan bersama usai perundingan, Ukraina menyampaikan apresiasi kepada AS atas dukungan berkelanjutan mereka dalam mewujudkan kemajuan menuju perdamaian. Kesepakatan yang dicapai mencakup potensi perpanjangan gencatan senjata berdasarkan kesepakatan bersama dan kesiapan Washington untuk bernegosiasi dengan Rusia demi mencapai solusi jangka panjang. Selain itu, kedua negara juga sepakat untuk segera menyusun perjanjian komprehensif guna mengembangkan sumber daya mineral Ukraina. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi dan memastikan keamanan jangka panjang negara tersebut. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.