Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Gen Z: Berlomba Menjadi 'Sukses' atau Berlomba Meningkatkan Stres?

Desi Rossilawati
Jumat, 13 Desember 2024 | 02:00 WIB
Bagikan
Gen Z: Berlomba Menjadi 'Sukses' atau Berlomba Meningkatkan Stres?
VISI.NEWS | JAKARTA - Generasi Z, yang dikenal sebagai "mahluk baru", memiliki karakter yang berbeda dari pendahulunya. Mereka cenderung menjalani kehidupan "fast living", dengan gaya hidup yang cepat dan dinamis. Namun, hal ini tidak hanya karena pilihan mereka sendiri, tetapi juga karena pengaruh struktur sosial ekosistem masyarakatnya. Generasi Z seringkali berlomba menampilkan diri sehebat mungkin dalam pandangan orang lain, sehingga mereka menjadi "the Social Me" alih-alih "the Real Me". Mereka berlomba untuk disebut "sukses" dan berlomba lebih keras untuk "membayar harganya dan cicilannya". Namun, hal ini dapat mengarah pada stres dan penat. Solusi untuk Generasi Z adalah melepaskan diri dari upaya untuk terus menerus menampilkan sisi "the Social Me". Mereka harus mampu menemukan jati diri dan arah hidupnya, serta tidak khawatir dengan penilaian orang lain. Dengan demikian, mereka akan semakin mampu menjalani kehidupan sesuai ritmenya sendiri, sesuai gayanya sendiri. Fast living tidak hanya karena pilihan individu, tetapi juga karena pengaruh sosial. Maka, Generasi Z harus mampu melihat pilihan-pilihan pribadi dalam konteks sosial. Mereka harus memahami bahwa penilaian orang lain bukanlah segala-galanya, dan mereka harus mampu menemukan kesadaran diri. Dalam akhirnya, Generasi Z harus mampu menjalani kehidupan dengan percaya diri dan tanpa khawatir dengan penilaian orang lain. Mereka harus mampu menemukan jati diri dan arah hidupnya, serta tidak khawatir dengan FOPO (fear of other people opinion). Dengan demikian, mereka akan semakin mampu menjalani kehidupan yang seimbang dan bahagia. @berlin

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.