Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026

Gempa Tektonik M 6,5 Guncang Samudera Hindia Selatan Jawa Barat

ED
Minggu, 28 April 2024 | 00:47 WIB
Bagikan
Gempa Tektonik M 6,5 Guncang Samudera Hindia Selatan Jawa Barat

VISI.NEWS | BANDUNG - Pada Sabtu, 27 April 2024, pukul 23.29.47 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa Barat diguncang gempa tektonik dengan magnitudo M 6,5.

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, S.Si., M.Si., episenter gempabumi berlokasi di laut, tepatnya 156 km arah Barat Daya Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada koordinat 8,39° LS ; 107,11° BT, dengan kedalaman 70 km.

Jenis dan Mekanisme Gempabumi

Analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut merupakan jenis gempa bumi Menengah, atau intra-slab earthquake, akibat aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia yang tersubduksi di bawah lempeng Eurasia di selatan Jawa Barat. Mekanisme pergerakan gempabumi adalah naik (thrust fault).

Dampak Gempa Bumi

Gempa bumi ini dirasakan di beberapa daerah, termasuk Sukabumi, Tasikmalaya, Bandung, Garut, Tangerang, Tangsel, Bogor, DKI Jakarta, Kebumen, Banyumas, Cilacap, Purwokerto, Bantul, Sleman, Kulonprogo, Trenggalek, dan Malang. Skala intensitas getaran berkisar dari II hingga IV MMI, dengan getaran yang dirasakan oleh beberapa orang hingga orang banyak dalam rumah. Namun, gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Gempa Bumi Susulan

Hingga pukul 23.55 WIB, BMKG mencatat satu aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo 3,1.

Rekomendasi

Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Periksa kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah. Informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi, seperti Instagram, Twitter, website resmi, telegram channel, atau melalui aplikasi mobile BMKG.

@mpa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.