Gema Terakhir Sheikh Faisal: Suara yang Menyentuh Hati di Masjid Nabawi
VISI.NEWS | MADINAH - Senja di Madinah terasa hening pada Senin (22/12/2025) malam itu. Udara sejuk menyelimuti kota suci, tapi hati banyak orang terasa berat. Sheikh Faisal bin Abdulmalik Nouman, muezzin Masjid Nabawi yang suaranya telah menemani jutaan jamaah selama hampir 25 tahun, baru saja meninggal dunia. Bagi banyak peziarah dan warga, suaranya lebih dari sekadar panggilan shalat—ia adalah napas spiritual yang menenangkan hati.
Keesokan paginya, setelah Subuh, Masjid Nabawi terasa berbeda. Shaf-shaf yang biasanya dipenuhi jamaah menatap ke arah mimbar dengan hening. Shalat jenazah dilaksanakan dengan khidmat, dan jenazah Sheikh Faisal dimakamkan di Jannatul Baqi, tempat bersemayam tokoh-tokoh penting Islam. Setiap langkah di pekarangan masjid terasa berat, seolah kota itu sendiri turut berduka.
Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais, kepala Presidensi Urusan Agama Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, dikutip dari Saudi Gazette, menyampaikan belasungkawa atas nama seluruh imam, muezzin, guru agama, dan staf. Dalam doanya, beliau memohon agar Allah melimpahkan rahmat-Nya bagi Sheikh Faisal dan memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Bagi yang mengenal Sheikh Faisal, ia adalah sosok yang sederhana namun memiliki dedikasi luar biasa. Lahir dan besar di Madinah, ia menempuh pendidikan di universitas Taibah sebelum meneruskan tradisi keluarganya. Kakek dan ayahnya juga pernah menjabat sebagai muezzin, dengan ayahnya memulai panggilan adhan sejak usia 14 tahun dan terus melayani hingga lebih dari 90 tahun.
Sejak diangkat menjadi muezzin Masjid Nabawi pada 2001, Sheikh Faisal tak pernah absen. Setiap panggilan adhan dari suaranya terdengar jelas dan penuh khidmat, menandai waktu shalat bagi jamaah dari berbagai negara. Suaranya menjadi pengingat yang menenangkan, mengajak setiap pendengar merenungi makna doa dan ibadah.
Bagi peziarah yang pernah hadir di masjid, suaranya terasa akrab, meski mereka datang hanya sekali. Setiap nada adhan yang ia lantunkan menembus hati, membawa ketenangan di tengah keramaian dan kesibukan. Sheikh Faisal mampu membuat ribuan orang, yang mungkin lelah atau gelisah, sejenak berhenti dan fokus pada Allah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!