Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Gejala Awal Kanker Kolon yang Sering Diabaikan Anak Muda

Desi Rossilawati
Minggu, 9 Maret 2025 | 00:10 WIB
Bagikan
Gejala Awal Kanker Kolon yang Sering Diabaikan Anak Muda
VISI.NEWS | BANDUNG - Kanker kolorektal atau kanker kolon kini semakin banyak diidap oleh anak muda di Indonesia. Data dari International Agency for Research on Cancer (IARC) pada tahun 2022 menunjukkan bahwa kanker kolon merupakan jenis kanker terbanyak kedua setelah kanker serviks, dengan total 25.997 kasus. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.400 kasus terjadi pada pasien berusia di bawah 40 tahun. Sebaran kasus di kalangan anak muda mencatat bahwa 968 penderita berusia 30-39 tahun, sementara 446 kasus terjadi pada kelompok usia 20-29 tahun. Sayangnya, menurut Ari Fahrial Syam, Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RS Cipto Mangunkusumo, sebagian besar pasien baru mencari pengobatan ketika kanker sudah mencapai stadium lanjut, yakni stadium 3 atau 4. "Umumnya pasien-pasien datang sudah di stadium akhir 3 dan 4, sudah bergejala itu sudah terlambat. Gejalanya bisa berak darah, susah BAB, muntah-muntah, itu kira-kira tumornya sudah besar, kanker, tumor ganas itu kan ada benjolan di usus yang jadi menutup," jelas Ari. Ia menambahkan bahwa peningkatan kasus kanker kolon kemungkinan akan terus berlanjut jika gaya hidup masyarakat tidak berubah. Pola hidup minim aktivitas fisik (sedenter) serta kurangnya asupan serat dalam makanan menjadi faktor utama pemicu penyakit ini. Bahkan, IARC memprediksi jumlah kasus kanker kolon pada usia muda dapat meningkat hingga empat kali lipat dalam lima tahun ke depan. Selain pola hidup sehat, anak muda juga perlu mengenali tanda-tanda awal kanker kolon. Berdasarkan tinjauan ilmiah terhadap 81 penelitian, gejala yang paling umum ditemukan adalah adanya darah pada tinja. Gejala lain yang perlu diwaspadai meliputi nyeri perut, anemia, serta perubahan pola buang air besar yang terjadi secara mendadak. Mengenali gejala sejak dini dan segera berkonsultasi ke dokter dapat meningkatkan peluang kesembuhan dan mencegah kanker berkembang ke tahap yang lebih serius. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.