IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Gara-gara Obat Nyamuk, Sebuah Rumah di Nganjuk Ludes Terbakar

Desi Rossilawati
Kamis, 12 Desember 2024 | 14:30 WIB
Bagikan
Gara-gara Obat Nyamuk, Sebuah Rumah di Nganjuk Ludes Terbakar

VISI.NEWS | NGANJUK - Sebuah rumah milik Tamiran (70) di Desa Losari, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, ludes terbakar, Kamis (12/12/2024) pagi.

Kebakaran diduga disebabkan obat nyamuk bakar yang diletakkan di dekat kamar tidur.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nganjuk, Sujito, menjelaskan bahwa insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 07.15 WIB.

Perangkat desa setempat yang mengetahui kejadian tersebut segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Tim Pemadam Kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 WIB, namun api telah melalap sebagian besar rumah sebelum mereka datang.

Setelah lebih dari satu jam berusaha, api berhasil dipadamkan pada pukul 09.05 WIB.

“Petugas kami tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 WIB, dan api baru benar-benar selesai dipadamkan pukul 09.05 WIB,” ujar Sujito.

Sujito menambahkan bahwa rumah Tamiran, yang sebagian besar terbuat dari kayu, terbakar habis.

Sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, warga setempat telah berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Beruntung, Tamiran beserta dua anggota keluarganya berhasil menyelamatkan diri dalam insiden ini. Namun, seluruh harta benda yang berada di dalam rumah hangus terbakar.

Kerugian materi yang dialami korban kurang lebih Rp 85 juta,” ucapnya.

Sujito menjelaskan, kobaran api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang menyambar tempat tidur dan benda-benda mudah terbakar lainnya di dalam rumah.

Hal ini sesuai dengan keterangan dari pemilik rumah kepada petugas pemadam kebakaran.

“Pemilik rumah yang saat itu menyalakan obat nyamuk bakar dan diletakkan di dekat kamar tidur. Karena kelalaian pemilik rumah, kemudian membuat obat nyamuk bakar menyulut tempat tidur di dekatnya,” sebutnya.

“Pemilik rumah yang saat itu menyalakan obat nyamuk bakar dan diletakkan di dekat kamar tidur. Karena kelalaian pemilik rumah, kemudian membuat obat nyamuk bakar menyulut tempat tidur di dekatnya,” tutupnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.