Gara-gara Obat Nyamuk, Sebuah Rumah di Nganjuk Ludes Terbakar
VISI.NEWS | NGANJUK - Sebuah rumah milik Tamiran (70) di Desa Losari, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, ludes terbakar, Kamis (12/12/2024) pagi.
Kebakaran diduga disebabkan obat nyamuk bakar yang diletakkan di dekat kamar tidur.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nganjuk, Sujito, menjelaskan bahwa insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 07.15 WIB.
Perangkat desa setempat yang mengetahui kejadian tersebut segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tim Pemadam Kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 WIB, namun api telah melalap sebagian besar rumah sebelum mereka datang.
Setelah lebih dari satu jam berusaha, api berhasil dipadamkan pada pukul 09.05 WIB.
“Petugas kami tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 WIB, dan api baru benar-benar selesai dipadamkan pukul 09.05 WIB,” ujar Sujito.
Sujito menambahkan bahwa rumah Tamiran, yang sebagian besar terbuat dari kayu, terbakar habis.
Sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, warga setempat telah berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Beruntung, Tamiran beserta dua anggota keluarganya berhasil menyelamatkan diri dalam insiden ini. Namun, seluruh harta benda yang berada di dalam rumah hangus terbakar.
“Kerugian materi yang dialami korban kurang lebih Rp 85 juta,” ucapnya.
Sujito menjelaskan, kobaran api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang menyambar tempat tidur dan benda-benda mudah terbakar lainnya di dalam rumah.
Hal ini sesuai dengan keterangan dari pemilik rumah kepada petugas pemadam kebakaran.
“Pemilik rumah yang saat itu menyalakan obat nyamuk bakar dan diletakkan di dekat kamar tidur. Karena kelalaian pemilik rumah, kemudian membuat obat nyamuk bakar menyulut tempat tidur di dekatnya,” sebutnya.
“Pemilik rumah yang saat itu menyalakan obat nyamuk bakar dan diletakkan di dekat kamar tidur. Karena kelalaian pemilik rumah, kemudian membuat obat nyamuk bakar menyulut tempat tidur di dekatnya,” tutupnya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!