FPRB Kabupaten Bandung Gelar Musda III, Bupati Dadang Supriatna: Harus Selaras dan Sinergi Dengan BPBD
Melalui FPRB ini, orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini berharap semua komponen yang bergerak dalam rangka penanganan bencana di Kabupaten Bandung bisa teratasi secara cepat.
Lebih lanjut Kang DS menyebutkan bahwa Kabupaten Bandung masuk daerah rawan bencana, dan di antaranya di 17 dari 31 kecamatan yang jadi titik lokus daerah rawan bencana.
"Maka FPRB ini harus berada di 17 kecamatan minimal atau di 31 kecamatan untuk bisa memberikan edukasi kepada masyarakat Kabupaten Bandung" lanjutnya.
"Mungkin nanti ada pelatihan-pelatihan, apabila terjadi gempa bumi, di mana titik lokus dan segala macamnya, ini kita lakukan," katanya.
Melalui program-program FPRB setelah dilaksanakan Musda III, Kang DS mengatakan siapapun nanti yang terpilih jadi Ketua FPRB Kabupaten Bandung dan nanti audiensi dengan dirinya.
"Nanti kita dorong untuk bisa membuat rakerda atau rapat kerja daerah untuk FPRB Kabupaten Bandung. Dan kita putuskan, kaitan dengan anggaran kita akan support sepanjang itu bisa berdampak positif untuk warga Kabupaten Bandung," tuturnya
Bupati Bandung juga melihat para peserta Musda III FPRB Kabupaten Bandung ini sudah paham tentang situasi dan lokasi di wilayah Kabupaten Bandung.
"Sehingga saya optimis dengan kepemimpinan kedepan bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!