Fitur Live TikTok Dimatikan Sementara, Menkomdigi Akui UMKM Terdampak
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 31 Agustus 2025 | 20:42 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan pemerintah selalu terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Ia menyebutkan, penonaktifan fitur live TikTok dilakukan secara sukarela oleh platform tersebut, bukan atas instruksi pemerintah.
"Tadi Presiden sudah menyampaikan ya bahwa negara terbuka dan mendengarkan dari aspirasi-aspirasi masyarakat, dan akan menindaklanjuti masukan-masukan dari masyarakat," ujar Meutya usai sidang kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (31/8/2025).
Menurut Meutya, pihak TikTok telah memberi tahu pemerintah terkait keputusan mematikan fitur live saat terjadi kericuhan dan penjarahan. Ia berharap penghentian tersebut hanya berlangsung sementara.
“Bahwa mereka melakukan secara sukarela, untuk penurunan fitur live, dan kami justru berharap bahwa ini berlangsung tidak lama,” kata Meutya.
Ia mengakui, banyak pelaku UMKM yang bergantung pada penjualan lewat fitur live dan kini ikut terdampak. Karena itu, jika situasi dalam negeri berangsur membaik, Meutya berharap fitur live TikTok dapat segera dipulihkan.
“Kami memahami bahwa ada UMKM yang terdampak yang berjualan secara live, tapi mudah-mudahan tetap bisa e-commerce tanpa live. Sekali lagi kita berdoa dan berharap mudah-mudahan kondisi membaik, sehingga fitur live TikTok bisa kembali,” pungkasnya.
@ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!