Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Filipina Tetapkan Darurat Energi Nasional

Desi Rossilawati
Selasa, 24 Maret 2026 | 21:10 WIB
Bagikan
Filipina Tetapkan Darurat Energi Nasional

VISI.NEWS | BANDUNGPresiden Filipina, Ferdinand R. Marcos Jr., resmi menetapkan status darurat energi nasional menyusul meningkatnya ancaman gangguan pasokan bahan bakar akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Kebijakan ini diambil melalui penandatanganan Perintah Eksekutif (EO) Nomor 110 pada Selasa (24/3/2026).

Pemerintah Filipina mengkhawatirkan memanasnya situasi geopolitik di jalur strategis seperti Selat Hormuz akan menghambat transportasi minyak global. Sebagai negara yang sangat bergantung pada impor, kondisi ini dinilai dapat memicu krisis pasokan serta lonjakan harga yang mengancam stabilitas ekonomi domestik.

"Sebagai importir bersih produk minyak bumi, Filipina tetap sangat bergantung pada sumber pasokan bahan bakar eksternal dan karenanya rentan terhadap gangguan dalam produksi dan transportasi minyak global," bunyi dokumen Perintah Eksekutif Nomor 110 tersebut melansir PNA, Selasa (24/3/2026).

Merespons situasi kritis ini, Presiden Marcos menginstruksikan pembentukan komite khusus untuk menjalankan program UPLIFT (Universal Protein, Livelihood, Industry, Food, and Transport). Komite ini bertugas memastikan kelancaran distribusi BBM, pangan, serta obat-obatan di seluruh negeri.

Pemerintah juga memberikan peringatan keras terhadap praktik ilegal di tengah masa darurat. Penegak hukum diperintahkan untuk menindak tegas segala bentuk penimbunan barang, manipulasi pasokan, hingga pencarian keuntungan sepihak (profiteering) yang merugikan masyarakat.

Dalam jangka pendek, Departemen Energi (DOE) akan memperketat manajemen pasokan dan efisiensi bahan bakar. Secara khusus, DOE bersama Philippine National Oil Company (PNOC) diberikan kewenangan fleksibel dalam pengadaan BBM, termasuk izin pembayaran uang muka kontrak melebihi batas standar 15% jika kondisi mendesak.

Sedangkan untuk strategi jangka panjang, pemerintah Filipina berkomitmen untuk mempercepat transisi ke energi terbarukan dan mempromosikan penggunaan kendaraan listrik pada sektor transportasi publik guna memutus ketergantungan pada minyak bumi. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.