Eyang Meri, Teladan yang Pulang dengan Tenang
Menurut Kapolri, Eyang Meri bukan hanya saksi sejarah, tetapi juga sumber inspirasi bagi generasi penerus Polri dan Bhayangkari. Nilai kesetiaan, kesederhanaan, dan keteguhan prinsip yang dijalani Eyang Meri dinilai menjadi teladan nyata dalam kehidupan berinstitusi.
“Beliau adalah pelita keteladanan. Semasa hidupnya, Eyang Meri menjadi inspirasi bagi kami untuk terus menjaga marwah institusi,” lanjutnya. Kapolri juga mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
Ucapan belasungkawa turut mengalir dari berbagai kalangan, baik tokoh nasional, purnawirawan Polri, hingga masyarakat umum. Banyak yang mengenang Eyang Meri sebagai sosok ibu bangsa dalam diam—tidak banyak tampil, tetapi memberi pengaruh besar lewat nilai dan sikap hidupnya.
Di usia satu abad, Eyang Meri telah menyaksikan perjalanan panjang bangsa ini, termasuk dinamika Polri dari masa ke masa. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, namun juga warisan moral yang akan terus dikenang.
Eyang Meri mungkin telah berpulang, tetapi keteladanan yang ia tinggalkan—tentang kesetiaan, kesederhanaan, dan integritas—akan terus hidup dan menjadi pengingat bahwa pengabdian sejati sering kali lahir dari ketulusan yang senyap.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!