IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Eradigitalisasi Mampu Memasarkan Produk UMKM Kota Banjar Hingga Tembus Pasar Internasional

ED
Jumat, 14 Oktober 2022 | 15:26 WIB
Bagikan
Eradigitalisasi Mampu Memasarkan Produk UMKM Kota Banjar Hingga Tembus Pasar Internasional

VISI.NEWS |BANDUNG - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Dudy Pamuji menyebutkan, jumlah UMKM di Kota Banjar sebelum pandemi tercatat sebanyak 7.000, dan bertambah menjadi 18.000 hingga saat ini mencapai 36.000.

Meroketnya pelaku UMKM di Kota Banjar, tidak terlepas dari kreativitas dan inovasi warga masyarakat seiiring dengan perkembangan ekonomi di era digitalisasi seperti saat ini, hal ini patut diapresiasi dan terus dikembangkan.

"Sekarang berkembang, dari menjadi 18.000, dan sekarang telah mencapai 36.000 UMKM, tentunya ini seiring dengan era digitalisasi, dimana masyarakat bisa beradaptasi dan memanfaakan digital sebagai market," katanya.

Tidak hanya itu, pembinaan pemerintah daerah dianggap berhasil untuk meningkatkan perekonomian di Kota Banjar, sehingga hal ini patut menjadi perhatian provinsi dan pusat, bagaimana kemudian agar UMKM ini bisa terus bertahan bahkan lebih meningkat.

"Nah, sekarang jumlah UMKM nya sudah banyak, hanya tinggal bagaimana pembinaan pemerintah untuk terus berupaya agar pelaku UMKM ini bisa bertahan bahkan meningkat, ini harus jadi perhatian," sambungnya.

Sekedar informasi, market dari hasil produk UMKM di Kota Banjar itu sendiri, dikabarkan tembus ke berbagai mancanegara seperti Kanada dan Turki, ini menunjukan bahwa perkembangan digitalisasi mampu menjadi bagian dari pengembangan perekonomian masyarakat.

"Ini luar biasa, masyarakat atau sebagian pelaku UMKM di Kota Banjar bisa tembus memasarkan produknya hingga Kanada dan Iran, tentunya dibantu oleh Bank Indonesia, dari sisi finance, ini harus bisa bertahan," ungkap Anggota Dewan DPRD Jabar dapil Kota Banjar.

Sebagai Anggota Legislator, Dudy mengaku akan terus mendorong masyarakat Kota Banjar agar berbagai kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat dapat terus terfasilitasi dan tersosialisasikan dengan baik.

"Saya akan terus menyerap aspirasi dan memperjuangkan serta mengawal hingga menjadi suatu kebijakan pemerintah, tidak hanya berkaitan dengan UMKM saja, akan tetapi diberbagai sektor," pungkasnya. @eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.