Empat Hari Hilang, Pria Asal Ciambar Sukabumi Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai
Ilustrasi./visi.news/ist.
VISI.NEWS – Sesosok mayat pria ditemukan di aliran Sungai Cimunjul, tepatnya di Kampung Barupaku RT 02/RW 11, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kapolsek Nagrak, IPTU Subit Sudrajat, dalam laporan tertulisnya menyampaikan mayat tersebut diketahui berinisial R (31), warga Kampung Ciambarbabakan RT 01/04, Desa Ciambar, Kecamatan Ciambar. Pria itu diketahui telah hilang selama sekitar empat hari.
Menurut Subit, mayat pertama kali diketahui setelah seorang warga bernama Zaenal Abidin mengalami kejadian yang tidak biasa saat memancing di aliran Sungai Cimunjul pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Saat itu, saksi mengaku mendengar suara-suara aneh. Tak lama kemudian, ia melihat sesuatu seperti kepala manusia muncul di aliran sungai. Karena mengira yang dilihatnya bukan manusia, Zaenal memilih pulang dalam keadaan ketakutan.
Keesokan harinya, dia menceritakan pengalaman tersebut kepada warga lainnya, Irwan. Keduanya kemudian kembali ke lokasi untuk memastikan apa yang sebenarnya dilihat. Setelah menyusuri aliran Sungai Cimunjul, mereka menemukan sesosok mayat laki-laki.
Dari sana terungkap bahwa mayat tersebut diketahui merupakan R, warga Kecamatan Ciambar yang sebelumnya dilaporkan hilang.
"Sudah hilang semenjak hari Selasa tanggal 7 Juli 2026 dan pihak keluarga berkomunikasi terakhir dengan almarhum pada hari Selasa sekira pukul 21.30 WIB," ujarnya.
Mayat kemudian dievakuasi ke RSUD Sekarwangi. Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dikarenakan menerima dengan iklas bahwa ini adalah musibah," katanya.
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga bahwa pria itu mempunya riwayat Bipolar atau berhalusinasi.
Sementara itu, ayah R, Heri Heriawan, menuturkan anaknya meninggalkan rumah pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 17.30. Pada malam harinya, sekitar pukul 21.30 WIB, R sempat mengirimkan share location kepada keluarga. Namun, setelah itu tidak ada lagi komunikasi.
Menurut Heri, titik lokasi yang dibagikan melalui share location tersebut berada di wilayah Desa Munjul, Kecamatan Ciambar.
Heri mengatakan, sebelum meninggalkan rumah, tidak ada tanda-tanda maupun permasalahan yang dialami anaknya. Sehari-hari, R bekerja memperbaiki telepon seluler dan komputer di rumah.
Sejak dinyatakan hilang, keluarga berupaya melakukan pencarian dengan mendatangi sejumlah lokasi, termasuk mencari informasi kepada teman-teman R. Pencarian itu berakhir setelah R ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Cimunjul pada Sabtu (11/7/2026).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!