Ekonomi Kreatif di Tiga Desa: Potensi dan Tantangan Pengembangan Wisata Budaya

ED
Selasa, 3 September 2024 | 16:33 WIB
Bagikan
Ekonomi Kreatif di Tiga Desa: Potensi dan Tantangan Pengembangan Wisata Budaya

VISI.NEWS | BANDUNG - Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan kekayaan budaya yang melimpah, terus berupaya mengembangkan sektor ekonomi kreatif di berbagai daerah. Salah satu studi terbaru dari mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Inovasi, Digitech University, mengungkap potensi ekonomi budaya di tiga wilayah: Desa Wonodadi di Jawa Tengah, Desa Mentoro di Jawa Timur, dan Kelurahan Temuwuh di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Laporan ini mencatat bahwa ketiga wilayah tersebut memiliki keanekaragaman budaya dan tradisi yang kaya, yang belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. Misalnya, Desa Wonodadi dikenal dengan produksi gula kelapa, yang saat ini mulai beralih ke produk gula semut organik yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Di sisi lain, Desa Mentoro unggul dalam seni ukir kayu dan pembuatan alat musik tradisional yang telah menembus pasar nasional dan internasional. Sementara itu, Kelurahan Temuwuh dikenal dengan tradisi upacara adat yang kental serta kerajinan batik tulisnya yang menjadi daya tarik wisata tersendiri.

Meskipun potensi ini sangat besar, tantangan infrastruktur dan pemasaran masih menjadi kendala utama dalam pengembangan ekonomi budaya di ketiga wilayah tersebut. "Keterbatasan akses transportasi dan fasilitas pendukung pariwisata masih menghambat peningkatan kunjungan wisatawan dan distribusi produk budaya lokal ke pasar yang lebih luas," ungkap Muhammad Tijani Jauhari kepada VISI.NEWS pada Selasa (03/09/2024).

Penelitian ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mengatasi kendala tersebut. "Peningkatan infrastruktur dan strategi pemasaran yang lebih efektif, termasuk penggunaan teknologi digital, sangat penting untuk memperluas pasar produk budaya lokal," tambah Tijani.

Dengan strategi yang tepat, ketiga wilayah ini diharapkan mampu mengembangkan ekonomi lokal yang berkelanjutan melalui penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya. Pengembangan potensi ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat tetapi juga memperkuat identitas budaya Indonesia di kancah global. @mpa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.