Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Ducati Optimis Hadapi MotoGP 2025 dengan Duet Bagnaia dan Marquez

Desi Rossilawati
Jumat, 29 November 2024 | 06:45 WIB
Bagikan
Ducati Optimis Hadapi MotoGP 2025 dengan Duet Bagnaia dan Marquez
VISI.NEWS | BANDUNG - Ducati menghadapi musim MotoGP 2025 dengan keyakinan tinggi meskipun menghadapi sejumlah tantangan. Pabrikan asal Italia ini mengandalkan kombinasi Francesco Bagnaia dan Marc Marquez sebagai duo utama yang dianggap memiliki potensi besar untuk meraih gelar juara dunia. Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, menyatakan bahwa meskipun Ducati kehilangan beberapa pebalap andalan, seperti Jorge Martin dan Marco Bezzecchi yang pindah ke Aprilia, tim tetap merasa optimis. Kepergian mereka memang memperlemah tim, namun juga memberikan keuntungan bagi tim rival yang kini memiliki pengalaman lebih tentang Ducati. Selain itu, Ducati harus merelakan tim satelit andalannya, Pramac Racing, yang akan bergabung dengan Yamaha mulai musim depan. Hal ini berimbas pada pengurangan jumlah pebalap Ducati dari delapan menjadi enam, serta jumlah tim yang berkurang dari empat menjadi tiga. Tardozzi menegaskan bahwa meskipun tantangan cukup besar, tim Ducati memiliki keunggulan pada level motor mereka saat ini, yang memungkinkan mereka untuk mengambil lebih banyak risiko. "Tantangan kami tentu cukup besar pada musim depan. Tetapi dengan level motor kami saat ini, kami bisa mengambil lebih banyak risiko," ucap Tardozzi. "Marquez dan Bagnaia adalah kombinasi yang sangat kuat, dan mereka akan mendorong performa motor ke level yang lebih tinggi. Jadi, kami tidak gentar menghadapi KTM, Aprilia, atau Yamaha," ujar Tardozzi. Keunggulan keduanya juga disorot Tardozzi. Marquez, yang memiliki kelebihan di beberapa aspek yang tidak dimiliki pebalap lain, dan Bagnaia yang sangat superior dalam hal pengereman. "Marquez memiliki beberapa kelebihan yang berada di atas semua pebalap lain, sementara Bagnaia sangat superior dalam pengereman. Tidak ada yang mengerem sebaik dia," tambah Tardozzi. Dengan kombinasi keduanya, Ducati berharap dapat tetap mendominasi persaingan di MotoGP meski dihadapkan pada banyak perubahan di musim 2025. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.