Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

DPRD KBB Kukuh Anggarkan Rp1 Miliar untuk Tablet, Gubernur Jabar: Harus Lihat Urgensinya

Desi Rossilawati
Sabtu, 21 Juni 2025 | 19:30 WIB
Bagikan
DPRD KBB Kukuh Anggarkan Rp1 Miliar untuk Tablet, Gubernur Jabar: Harus Lihat Urgensinya
VISI.NEWS | CIMAHI - DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) tetap bersikukuh untuk membeli 50 unit tablet dengan total anggaran mendekati Rp 1 miliar, meskipun gelombang kritik dari publik terus menguat. Langkah ini dinilai tidak peka terhadap kondisi masyarakat yang tengah menghadapi tekanan ekonomi dan krisis pelayanan dasar. Publik mempertanyakan urgensi pengadaan perangkat elektronik baru tersebut, yang dinilai mewah dan berlebihan. Isu ini juga muncul di tengah sorotan terhadap lemahnya kinerja legislatif serta banyaknya persoalan mendesak di daerah yang belum tersentuh penyelesaian. Menanggapi polemik tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pihaknya akan mengevaluasi urgensi pengadaan tersebut sebelum memberikan penilaian lebih lanjut. "Yang untuk anggota dewan KBB itu ya? Ya nanti akan kita lihat dulu apakah itu menjadi sesuatu yang sangat urgen atau tidak, nanti akan kita cek seperti apa," ujar Dedi di Kantor DPRD Kota Cimahi, Sabtu (21/6/2025). Dedi juga mengingatkan para kepala daerah, baik bupati maupun wali kota, untuk menyusun anggaran yang berorientasi pada efektivitas dan manfaat langsung bagi masyarakat. "Sebaiknya saya sarankan buat bupati walikota untuk membuat anggaran yang efektif buat daerahnya. Memberikan manfaat buat masyarakatnya," tegasnya. Sebelumnya, Ketua DPRD KBB Muhammad Mahdi membela keputusan pengadaan tablet dengan dalih efisiensi. Ia menyebut bahwa perangkat tersebut akan menggantikan kebutuhan penggandaan dokumen fisik yang dianggap boros. "Ini kan tujuannya juga buat efisiensi juga, kita biasanya harus fotokopi sekian banyak berkas, ya mungkin bisa sampai Rp 50 juta buat setiap anggota dewan," kata Mahdi. Ia juga menambahkan bahwa perangkat yang dibeli harus memiliki spesifikasi tinggi, dengan kapasitas penyimpanan minimal 512GB hingga 1TB, dan prosesor terbaru, agar mendukung kinerja anggota dewan secara optimal. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.