DPR Dorong PT KAI Fasilitasi Penumpang Perokok dengan Gerbong Khusus
Nasim berpendapat, keberadaan gerbong dengan fasilitas smoking area bisa menjadi solusi bagi penumpang yang menempuh perjalanan jauh sekaligus memberi nilai tambah bagi KAI.
“Paling tidak pak ini ada masukan juga gerbong yang selama ini, dulu ada, tapi setelah itu dihilangkan. Adalah sisakan satu gerbong untuk cafe ya kan, untuk ngopi, paling tidak di situ untuk smoking area Pak,” ujarnya.
Menurut Nasim, banyak pengguna kereta jarak jauh merupakan perokok. Ia pun membandingkan layanan kereta api dengan bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang sebagian besar telah menyediakan ruang merokok.
“Karena 8 jam perjalanan jauh pak. Di bus aja pak 12 jam hampir, 8 jam, 10 jam, itu ada smoking area di bis. Masa kereta sepanjang itu, satu gerbong pak, saya yakin bisa itu Pak. Ini aspirasi loh pak, Jawa Timur paling banyak ini semua se Jawa ini paling banyak Pak, kasian pak dia. Nilai kemanusiaan juga bisa diterima gitu,” tutur Nasim.
Politikus PKB asal Jawa Timur itu menekankan bahwa dorongan menghadirkan kembali gerbong khusus perokok merupakan suara masyarakat, khususnya para penumpang dari daerahnya yang banyak menyampaikan keluhan karena tidak adanya fasilitas merokok selama perjalanan panjang.
@ffrBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!