Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Dokter THT Peringatkan Bahaya Cottonbud, Berisiko Lukai Gendang Telinga

Desi Rossilawati
Kamis, 17 April 2025 | 01:20 WIB
Bagikan
Dokter THT Peringatkan Bahaya Cottonbud, Berisiko Lukai Gendang Telinga
VISI.NEWS | BANDUNG - Penggunaan cottonbud untuk membersihkan telinga dinilai berisiko dan tidak dianjurkan oleh dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT). Pasalnya, alat tersebut dapat melukai bahkan merobek gendang telinga jika digunakan secara tidak hati-hati. Kalau cottonbud masuk terlalu dalam, bisa melukai gendang telinga, bahkan sampai sobek. Sebagai alternatif yang lebih aman, masyarakat disarankan menggunakan tisu lembut yang dipilin. Tisu tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyerap air yang masuk ke liang telinga, terutama setelah mandi. "Bilamana ingin menghilangkan air yang masuk ke liang telinga dengan menggunakan tisu lembut. Tisu itu dipilin lalu dimasukkan ke liang telinga. Fungsinya untuk menyerap air," kata Dr. dr. Harim Priyono, SpTHT-KL(K). Gendang telinga, yang berfungsi menangkap getaran suara dan meneruskannya ke bagian dalam telinga, sangat sensitif terhadap tekanan atau tusukan benda asing. Lebih lanjut, dr. Harim juga menekankan pentingnya pemeriksaan rutin ke dokter THT setiap enam bulan sekali. Pemeriksaan ini tidak hanya penting untuk mengecek kesehatan telinga, tetapi juga untuk membersihkan kotoran (earwax) yang menumpuk dengan alat khusus yang sesuai prosedur medis. Produksi earwax setiap orang berbeda-beda, bahkan antara telinga kanan dan kiri. Karena itu, penting mengetahui interval yang tepat kapan harus dibersihkan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.