IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Dokter Koas Universitas Sriwijaya Dipukuli Rekan Kerja

Desi Rossilawati
Sabtu, 14 Desember 2024 | 09:30 WIB
Bagikan
Dokter Koas Universitas Sriwijaya Dipukuli Rekan Kerja

VISI.NEWS | PALEMBANG - Seorang dokter koas dari Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri), Muhammad Luthfi, mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh pria berinisial DT, yang merupakan kerabat dan sopir dari rekan Luthfi sesama koas, berinisial LD.

Insiden kekerasan ini terjadi di sebuah tempat makan yang terletak di kawasan Demang Lebar Daun, Palembang, Sumatera Selatan, pada Rabu (11/12/2024). Kasus ini mencuat ke permukaan setelah DT diperiksa di Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel pada Jumat (13/12/2024). Pengacara DT, Titis Rachmawati, menyatakan bahwa pihaknya sangat kooperatif dalam menyerahkan calon tersangka. "Memang dia melakukan suatu perbuatan yang sangat tidak dibenarkan secara hukum," ujar Titis dalam keterangan pers pada Jumat lalu. Kasus ini menarik perhatian publik, apalagi mengingat pelaku dan korban sama-sama berlatar belakang sebagai tenaga kesehatan yang sedang menjalani pendidikan. Titis menambahkan bahwa keluarga LD merasa bertanggung jawab dan meminta maaf kepada Luthfi atas tindakan DT. Meski begitu, mereka berharap insiden ini bisa diselesaikan dengan cara damai. "Kita akan upayakan mediasi dan akan bertanggung jawab atas biaya pengobatan," tuturnya. Selain itu, pihak keluarga juga berencana untuk menemui dekan dan kepala program studi untuk membicarakan langkah terbaik agar situasi ini tidak berkembang lebih jauh. Lalu, apa yang menjadi pemicu dari penganiayaan ini? Titis menceritakan bahwa kejadian itu bermula dari pertemuan antara LD dan ibunya, LS, dengan Luthfi di tempat makan. Pertemuan tersebut diadakan untuk membahas penjadwalan ulang piket LD di malam tahun baru. "Ibu LN melakukan komunikasi dengan korban, mungkin dia mengira anaknya (LD) tidak bisa berkomunikasi dengan sesama koas tersebut," jelasnya. Titis melanjutkan, LD ingin mengubah jadwal piket karena mengalami stres sebagai tenaga medis, yang dalam situasi ini belum sepenuhnya siap untuk terjun ke masyarakat. "Tingkat stres orang tidak bisa diukur, apalagi ketika baru diterjunkan. Ada sesuatu yang mungkin tidak diperlakukan dengan semestinya," tuturnya. Suasana pertemuan menjadi tegang saat Luthfi disebut-sebut tidak memberikan respons yang diharapkan terhadap permintaan ibu LD, sehingga memicu tindakan kekerasan tersebut. @berlin

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.