Doa Bersama di Plaza Pemkab, Bekasi Munajat untuk Keselamatan Bangsa
Ade juga mengapresiasi kehadiran mahasiswa yang ikut dalam doa bersama. Ia menyebut, kehadiran mereka menunjukkan kepedulian generasi muda terhadap situasi bangsa.
Sementara itu, terkait kebijakan meliburkan sementara kegiatan belajar tatap muka, Ade menyebut langkah tersebut diambil sebagai upaya pencegahan.
“Anak-anak untuk sementara belajar dari rumah supaya lebih aman dan tertib. Ini demi menjaga keselamatan mereka,” ujarnya.
Ade mengimbau masyarakat Kabupaten Bekasi agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
“Mari kita tetap tenang, bersabar dan berdoa. Percayakan kepada pemerintah dan aparat untuk menjaga situasi. InsyaAllah pelayanan publik tetap berjalan dengan aman,” katanya.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Mustofa, dalam kesempatan yang sama menegaskan, TNI-Polri telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi pergerakan massa. Pengamanan dilakukan sejak beberapa hari lalu di sejumlah titik rawan.
“Kami melakukan pengamanan baik di area pemerintahan maupun kepolisian, termasuk lokasi yang berpotensi menjadi titik kumpul penyampaian aspirasi. Prinsipnya, kita ingin memastikan semua berjalan aman,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan, agar para pengunjuk rasa menaati aturan dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!