Ditjen PHU Kemenag Siapkan Layanan Terbaik bagi Jemaah Haji 2025
"Kami memiliki dasar, di antaraya adalah pengalaman yang dimiliki masing-masing maskapai, hal yang terkait dengan on time performance (OTP) dan lainnya, itu menjadi perhatian kita semua," ucapnya.
Transportasi yang disiapkan di Arab Saudi mencakup bus antar kota perhajian, masyair, dan bus shalawat.
Akomodasi
Selain transportasi, Ditjen PHU Kemenag juga menyiapkan layanan akomodasi dan konsumsi bagi jemaah haji 1446 H. Menurut Hilman, penyediaan layanan di Tanah Suci, merujuk pada ketentuan-ketentuan yang diterapkan Kerajaan Arab Saudi.
"Panduannya bisa kita dapatkan dalam e-Hajj dan proses pengadan kami lakukan secara independen, diawasi dan didampingi oleh tim Itjen serta diperiksa oleh tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)," katanya.
Terkait akomodasi di Makkah, lanjut Hilman, pihaknya mengedepankan aspek kelayakan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan akses ke Masjidil Haram. Peraturan yang ada di Kemenag ditetapkan bahwa setidak-tidaknya paling jauh, hotel yang akan digunakan itu 4.500 meter dari Masjidil Haram.
"Dan harus menggunakan satu kali rute bus shalawat," jelasnya
"Sementara untuk di Madinah, jarak terjauh hotel dari Masjid Nabawi adalah 1000 meter," lanjutnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!