Disnaker Bandung Buka Kesempatan Kerja ke Jepang dan Korea
Kepala Disnaker Kabupaten Bandung, Dadang Komara./visi.news/ist.
VISI.NEWS – Pemerintah Kabupaten Bandung terus mendorong perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat, termasuk membuka akses penempatan kerja ke luar negeri. Melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), warga Kabupaten Bandung mendapat kesempatan bekerja di Jepang dan Korea.
Kepala Disnaker Kabupaten Bandung, Dadang Komara, mengatakan program tersebut menjadi salah satu perhatian Bupati Bandung Dadang Supriatna. Pada 2025, sekitar 583 orang telah dikirim untuk bekerja ke Jepang dan Korea sejak program tersebut dijalankan.
"Ini menjadi konsen Pak Bupati Bandung Dadang Supriatna. Bahkan beberapa program yang dikembangkan dengan pihak agensi di Jepang, mencanangkan nol rupiah. Pelatihannya dibebankan ke APBD melalui kegiatan yang ada di Disnaker. Keberangkatan dan sebelum mereka mendapatkan penghasilan selama sebulan, ditanggung oleh pihak agensi yang ada di Jepang," jelas Dadang.
Dadang Komara mengatakan program tersebut terus dikembangkan melalui kerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang ditunjuk sebagai mitra Disnaker Kabupaten Bandung.
"Itu terkait dengan membuka kesempatan kerja ke Jepang. Namun dari sisi usia, mereka rata-rata di bawah usia 25 tahun," katanya.
Rata-rata 569 PMI Berangkat Setiap Tahun
Dadang Komara menjelaskan, penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bandung ke berbagai negara rata-rata mencapai 569 orang setiap tahun.
"Mereka yang berminat penempatan kerja di luar negeri dengan rata-rata usia muda," ujarnya.
Sementara untuk penempatan kerja di dalam negeri, khususnya Kabupaten Bandung, pemerintah daerah juga menjalankan program penciptaan wirausaha muda dan lapangan kerja.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!