Disintegrasi Bangsa Lewat Agama
Disharmoni antara kedua umat ini dapat menjadi bom yang sewaktu-waktu mengganggu perjalanan kebangsaan. "Tidak dapat dipungkiri, relasi antar-komunitas beragama ini acapkali menimbulkan ketegangan bahkan konflik," begitu kata Din Syamsuddin.
Perselihan antara Umat islam dan Kristen bisa terjadi kapan saja jika kurang kesadaran dari masing-masing umat, baik Islam maupun Kristen yakni, kesadaran bahwa menjaga Persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah hal yang utama.
Dialog lintas agama memang penting, tetapi sayang jika ini hanya terjadi di kalangan elite tokoh agama namun tak menetes ke akar rumput yang cendrerung konflik menjadi sikap saling mengasihi, saling mengayomi sebagai sesama anak bangsa merah putih. Semoga Damai Indonesiaku bukan hanya slogan tapi selalu jadi kenyataan.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!