Dihadiri Erick Thohir, Phapros Komitmen Bangun Generasi Digital Bebas Stunting
Di sisi lain, hasil survey Nutrition International pada tahun 2018 menemukan kasus anemia remaja putri di Jawa Barat sebesar 41,93%, sementara cakupan remaja putri yang mendapatkan tablet tambah darah pada tahun 2021 baru 25,2% dan masih di bawah target Propinsi Jawa Barat, yakni 52%.
"Dari hasil survey tersebut, maka dibutuhkan kolaborasi program dengan berbagai stakeholders, seperti salah satunya yang kami lakukan hari ini di SMAN 1 Purwakarta. Para siswi diharapkan tak hanya meminum tablet tambah darah pada hari ini saja secara serentak, tapi juga bisa berkesinambungan mengubah perilakunya untuk tetap meminum tablet tambah darah secara rutin karena dari asupan makanan saja pasti tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan zat besi mereka," tambah Imelda di sela – sela acara minum tablet tambah darah (TTD) serentak yang disaksikan langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir dan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.
Salah satu bentuk nyata komitmen PT Phapros Tbk atas pengentasan stunting Nasional adalah dilakukannya pengembangan beberapa produk terkait pemenuhan gizi buruk dan anemia oleh Phapros secara terfokus, serta kerjasama dengan Pemerintah daerah di lebih dari 15 provinsi untuk bersama-sama melakukan edukasi terkait stunting dan upaya pencegahannya, salah satunya adalah acara Gebyar Minum Tablet Tambah Darah serentak bersama 70 persen siswi se- Jawa Barat yang dilakukan Phapros dan Kementerian Kesehatan pada bulan Agustus lalu di Bandung dan berhasil memecahkan rekor MURI. Hal ini dilakukan untuk mendorong terciptanya generasi sehat Indonesia bebas stunting di masa yang akan datang.@nia
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!