IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Digelar 11-19 November di YPK, Pameran Lukisan 11 Perupa dalam Tema Free Kick

ED
Minggu, 13 November 2022 | 07:06 WIB
Bagikan
Digelar 11-19 November di YPK, Pameran Lukisan 11 Perupa dalam Tema Free Kick

VISI.NEWS | BANDUNG - Sebelas seniman Bandung berkolaborasi memamerkan karya mereka dengan tema, "Free Kick," tendangan bebas menuju gawang lawan. Itu merupakan antitesis, sebagai sebuah jawaban, dari suatu kegelisahan mereka terhadap realistas pasar seni lukis, yang dekade ini, menghadirkan kematian-kematian idealisme dari para senimannya, karena adanya faktor oligarki dari kaum kapitalis yang menyuntikan gagasan mereka kepada para seniman, sesuai selera pasar yang mereka ciptakan, dan kuasai. Hingga seniman terjerat ijon layaknya kaum petani yang tak berdaya menghadapi kekuasaan, dan pengaruh kebutuhan dapur, yang mau tak mau menjerat mereka dan harus menekan, sampai akhirnya mampu mematikan idealisme yang dimilikinya.

Menghadirkan 11 Seniman Lukis Bandung Raya, dengan beragam gaya ungkap visual dalam menyajikan kekaryaannya, serta tehnik lukis dari kematangan ciri khas mereka yang berbeda, 11 seniman ini tampil percaya diri, hadir bak "Hero," sebagai sebuah kesebelasan pahlawan, yang siap turun gelanggang, untuk menjawab tantangan merebut kembali idealisme yang tercerabut. Pameran Lukis, 'Free Kick' ini dibuka oleh Acep zamzam Noor, seorang seniman, sastrawan, penyair dan pelukis, kelahiran Tasikmalaya.

Adapun para 11 seniman lukis yang berbahagia ini adalah, Eko Bambang Wisnu, Eris Lungguh, Iwan Ismail, John Martono, Mariam Sofrina, Mufti Priyanka, Nesar Eesar, Prabu Perdana, Tommy Aditama Putra, Toni Antonius, dan Yogi A. Ginanjar.

"Tehnik saya seperti sebuah kolase, yang memang konsepnya tak lepas dari awalan saya dalam membuat potongan gambar yang saya tempel dan susun, sebagai sebuah konsep yang menuntun saya berkreasi, sehingga proses awal dalam tahapan lukis saya, tak lepas dari refrensi, dari kolase awal yang saya buat," ungkap Toni Antonius memaparkan ide gagasannya dalam berkarya, dengan judul karyanya, "Celebrate," yang menampilkan banyak figur yang telah dikenali sebagai tokoh-tokoh dunia, dalam tampilan visual bak kolase yang unik.

Aan Nurjaman sebagai kurator dari 11 seniman yang berpameran ini, mengatakan dalam pengantar kurasinya," Karya-karya yang ditampilkan dalam free kick ini bisa kita analisis, bahwa yang menjadi fokus utama karya seni murni bukanlah pola-pola dan hukum umum kenyataan seperti dalam hidup sehari-hari. Sebaliknya, yang diburu para seniman adalah sisi-sisi unik, sisi yang berbeda, yang tak lazim tentang kenyataan, juga kemungkinan-kemungkinan tersembunyi, yang disiratkan oleh realitas itu," paparnya memberi penegasan yang menyoroti pada semangat dari adanya pameran 11 seniman ini.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.