IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Dianggap Jadi Pemicu Gagal Ginjal, Pemerintah Segera Tarik Obat Sirup Dipasaran

ED
Sabtu, 1 Oktober 2022 | 23:44 WIB
Bagikan
Dianggap Jadi Pemicu Gagal Ginjal, Pemerintah Segera Tarik Obat Sirup Dipasaran

VISI.NEWS | BANDUNG - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) asal Fraksi Golkar, Ahmad Hidayat berharap
obat-obatan yang mengandung senyawa kimia yang memicu gagal ginjal akut atau akut progresif atipikal
alias acure kidney segera ditarik dari pasaran.

Dikatakan Ahmad, senyawa kimia yang memicu gagal ginjal akut yang dimaksud diantaranya etilen
glikol, dietilen glikol, dan etilen glikol butyl ether atau EGBE.

Pemerintah pusat melalui instansi terkait (Kemenkes, BPOM) diharapkan segera menginstruksikan
pemerintah daerah untuk menarik obat sirup yang memicu gagal ginjal, dan harus ada sanksi tegasnya,”
katanya.

Penarikan obat-obatan sirup yang mengandung senyawa kimia, lanjut Ahmad, diduga picu gagal ginjal
akut tersebut penting dilakukan untuk mencegah banyaknya anak yang meninggal karena atypical
progressive acure kidney injury (AKI).

Jangan Sampai ada stok dari produsen, distributor, apotek hingga toko-toko obat skala besar atau kecil
di daerah, khususnya di Jabar,” ujarnyna.

Sebab, dikhawatirkan masih banyak masyarakat yang belum mengerti terkait obat-obatan yang yang
memicu AKI,” sambungnya.

Adapun daftar obat yang kemudian telah dilarang oleh BPOM diantaranya:
Termorex Sirup (obat demam), produksi PT Konimex dengan nomor izin edar DBL7813003537A1,
kemasan dus, botol plastik @60 ml, Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), produksi PT Yarindo
Farmatama dengan nomor izin edar DTL0332708637A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.

“Kemudian, Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), produksi Universal Pharmaceutical Industries
dengan nomor izin edar DTL7226303037A1, kemasan Dus, Botol Plastik @ 60 ml dan Unibebi Demam
Sirup (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar
DBL8726301237A1, kemasan Dus, Botol @ 60 ml,” ungkap Ahmad.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.